CPNS 2021
BKN Sebut Punya Cara Selidiki Ketidakwajaran dalam Pelaksanaan CAT SKD CPNS 2021
Kepala Biro Humas BKN, Satya Pratama, mengatakan bahwa kini BKN masih dalam proses menyelidiki kecurangan tersebut.
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw | Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Isu kecurangan dalam SKD CPNS 2021 kian kencang.
Kecurangan disebut dilakukan dengan cara remote access.
Kepala Biro Humas BKN, Satya Pratama, mengatakan bahwa kini BKN masih dalam proses menyelidiki kecurangan tersebut.
"Ada cara BKN untuk mendeteksi ketidakwajaran dalam pelaksanaan CAT," kata Satya dalam pesan singkatnya kepada tribunnewsdepok.com, Sabtu (30/10/2021).
Baca juga: Judika Bahagia Bisa Ciptakan Lagu untuk Ria Ricis yang Akan Dinikahi Teuku Ryan
Namun, Satya tidak mau berkomentar lebih jauh mengenai daerah mana saja yang sedang diselidiki BKN.
"Tidak bisa komentar. Penyelidikan masih berlangsung," kata Satya.
Sejauh ini, kecurangan di SKD CPNS 2021 yang sudah diakui oleh BKN adalah di titik lokasi Kabupaten Buol dan 8 daerah lainnya.
Sebanyak 225 peserta disebut akan didiskualifikasi karena terindikasi melakukan kecurangan.
Bahkan oknum pegawai yang terlibat dipastikan akan menjalani proses hukum.
Baca juga: Jelang Laga Kontra Persik Kediri, Angelo Alessio Sebut Mayoritas Pemain Persija Jakarta Kelelahan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Kepala-Biro-Humas-BKN-Satya-Pratama.jpg)