Senin, 13 April 2026

Pancoran Mas Depok

Paska Crane & Menara Air Roboh, Pihak Keluarga Asnel Hanya Minta Warung yang Rusak Segera Diperbaiki

Menurut Eva, saat ini pihak keluarga tidak membawa peristiwa ini ke jalur hukum cukup melalui jalur kekeluargaan.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Mochammad Dipa
Warung milik Asnel Taher (72) yang tertimpa crane proyek pembongkaran menara air PDAM di Mawar Raya, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Depok. 

Laporan Wartawan Tribunnewsdepok.com, Movhammad Dipa

TRIBUNNEWSDEPOK.COM - Sebuah crane yang berada di lokasi perombakan menara air PDAM di Jalan Mawar Raya, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, menimpa rumah dan sebuah warung yang berada di samping proyek tersebut, Jumat (15/10) lalu.

Menurut Eva, anak pertama dari Asnel (72) pemilik warung yang menjadi kroban luka dari peristiwa ini mengatakan pihak PDAM dinilai cukup kooperatif dan bersedia bertanggung jawab atas peristiwa ini.

"Semua biaya rumah sakit untuk pertolongan bapak, lalu hotel buat bapak menginap semalam setelah rawat jalan dari UGD untuk hilangkan trauma kejadian juga sudah ditanggung oleh pihak PDAM, mereka gerak cepat juga saat penanganan bapak. Mereka (PDAM) bertanggung jawab kok," sebutnya.

Eva juga menyebutkan, bahwa PDAM telah mengakui bahwa peristiwa ini memang murni akibat kelalaian.

Baca juga: Asnel Pemilik Warung yang Tertimpa Crane di Depok Masih Suka Nangis Ketika Mengingat Kejadian

"Mereka nggak ada arogan. Bukan berarti saya memihak mereka ya, tapi memang kenyataannya mereka dari awal kejadian tidak menunjukkan sifat arogan jadi mengakui kelalian aja sudah cukup. Jadi kami tidak ada tuh sewot-sewot ke mereka," ucap Eva.

Menurut Eva, saat ini pihak keluarga tidak membawa peristiwa ini ke jalur hukum cukup melalui jalur kekeluargaan.

"Tuntutan hukum nggak ada, hanya tuntutan ganti rugi aja, selama mereka kooperatif untuk apa ke jalur hukum. Bukannya kita takut hukum, tapi jika jalur kekeluargaan tidak bisa dipakai baru kita tempuh jalur hukum, semoga nggak kejadian sampai situ ya, lagi pula sudah ada pihak kepolisian yang periksa kejadian ini," ujarnya.

Eva menyebutkan, bahwa pihak PDAM bersedia untuk mengganti kerugian atas rusaknya warung milik oak Asnel.

Baca juga: Kisah Nyata Korban Crane Jatuh di Jalan Mawar Pancoran Mas Depok, Ternyata Firasat Buruk

"Kami minta warung bapak dibangun kembali karena bapak kesehariannya hanya mengandalkan penghasilan dari warung aja. Pihak PDAM menyanggupi, mereka bilang akan secepatnya diperbaiki setelah proses penyidikan oleh polisi selesai di TKP. Cukup kooperatif PDAM," ujar Eva.

Eva meminta, paska kejadian, sisa-sisa runtuhan bangunan ini untuk segera dibereskan.

"Proyek pembongkaran menara air ini harus segera diselesaikan, apalagi paska kejadian kemarin pasti warga khawatir takut ada sisa bangunan yang sewaktu-waktu bisa roboh," ujarnya.

Ia dan warga juga berharap untuk proses pembongkaran pun nantinya dipastikan harus lebih hati-hati lagi dan sesuai prosedur keamanan.

Baca juga: Jauh Sebelum Tragedi Crane Roboh Terjadi, Warga Sudah Peringati Berbahayanya Pembongkaran Menara Air

"Kami minta agar penanganannya lebih aman lagi. Dan itu harus diselesaikan karena sewaktu-waktu akan bahaya juga bagi warga," ucapnya.

Eva menyebutkan paska kejadian, dirinya suka melihat ada dua orang petugas keamanan yang berjaga di lokasi kejadian.

"Ada sih yang jaga, dua orang. Kemarin saya tanya katanya dari PDAM," ungkap Eva. (dip)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved