Pancoran Mas Depok

Asnel Pemilik Warung yang Tertimpa Crane di Depok Masih Suka Nangis Ketika Mengingat Kejadian

Menurut Eva, sang ayah mengalami luka sobek di kepala akibat kejatuhan asbes dan kayu dari bangunan warung miliknya yang ambruk akibat tertimpa crane

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Mochammad Dipa
Eva Adryenti (kerudung hitam masker putih), putri pertama dari Asnel Taher (72) pemilik warung yang menjadi korban tertimpa crane proyek pembongkaran menara air PDAM di Mawar Raya, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Depok. 

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, Mochammad Dipa

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Kondisi Asnel Taher (72) pemilik warung yang menjadi korban kejadian crane dan menara air PDAM yang rubuh di Jalan Mawar Raya, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Jumat (15/10) lalu dikabarkan sudah membaik dan sudah pulang ke rumah.

Hal itu disampaikan oleh Eva Adryenti, putri pertama dari Asnel Taher kepada TribunnewsDepok.com, Minggu (17/10).

"Secara fisik bapak keadaannya sudah tidak terlalu parah, cuma jahitan dikepala aja yang harus terus dikontrol balik ke rumah sakit dan ada beberapa lecet ditangan yang masih perlu diperban sedikit," ujar Eva.

Menurut Eva, sang ayah mengalami luka sobek di kepala akibat kejatuhan asbes dan kayu dari bangunan warung miliknya yang ambruk akibat tertimpa bandulan crane.

Baca juga: Kisah Nyata Korban Crane Jatuh di Jalan Mawar Pancoran Mas Depok, Ternyata Firasat Buruk

"Bapak luka sobek di kepala. Saat kejadian bapak langsung di bawa ke rumah sakit Mitra Keluarga Depok. Bapak alami 4 jahitan di kepala," ucap Eva.

Saat kejadian sang ayah memang sedang menjaga warung miliknya sambil menonton acara dakwah di televisi.

"Bapak lagi duduk aja di warung sambil nonton tv acara Mamah Dedeh, karena saat itu bapak lagi nunduk berdoa mengaminkan doa Mamah Dedeh di tv, jadinya bapak nggak senpat melihat apa yang jatuh. Andai saja mata bapak lagi lihat tv, otomatis pasti bapak ngelak," ujarnya.

Baca juga: Jauh Sebelum Tragedi Crane Roboh Terjadi, Warga Sudah Peringati Berbahayanya Pembongkaran Menara Air

Kondisi warung pak Asnel yang rusak tertimpa crane di Jalan Mawar Raya, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Jumat (15/10/2021) lalu.
Kondisi warung pak Asnel yang rusak tertimpa crane di Jalan Mawar Raya, Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Jumat (15/10/2021) lalu. (Tribunnewsdepok.com/Mochammad Dipa)

Eva bercerita saat crane terjatuh bandulan crane yang berada di ujung tiang crane sempat berayun ke dinding warung yang menyebabkan dinding warung bolong.

"Untungnya bapak nggak kena bandulannya cuma kena angin dari bandulannya aja. Saat kejadian bapak juga masih sadar nggak pingsan, cuma linglung aja," sebut Eva.

Baca juga: Crane Roboh di Pancoran Mas Depok Belum Bisa Dipindahkan, Evakuasi Berjalan Mendebarkan

Meski saat ini kondisi fisik sang ayah sudah membaik, namun sang ayah selalu menangis ketika ada kerabat yang menanyakan soal kejadian kemarin.

"Kondisi fisik bapak sih sehat cuma kalau ada yang nanya soal peristiwa kemarin, bapak suka nangis karena mengingat kejadian tersebut," ucap Eva.

Menurutnya, dalam peristiwa ini pihak PDAM dinilai cukup kooperatif dan bersedia bertanggung jawab atas peristiwa ini.

"Semua biaya rumah sakit untuk pertolongan bapak, lalu hotel buat bapak menginap semalam setelah rawat jalan dari UGD untuk hilangkan trauma kejadian juga sudah ditanggung oleh pihak PDAM, mereka gerak cepat juga saat penanganan bapak. Mereka (PDAM) bertanggung jawab kok," sebutnya.

Eva mengaku, bahwa pihak PDAM juga bersedia mengganti bangunan warung yang rusak akibat kejadian ini.

Harapan keluarga ya sudah pasti ganti rugi materil. Kami minta warung bapak dibangun kembali karena bapak kesehariannya hanya mengandalkan penghasilan dari warung aja. Pihak PDAM menyanggupi, mereka bilang akan secepatnya diperbaiki setelah proses penyidikan oleh polisi selesai di TKP. Cukup kooperatif PDAM," ujar Eva.

Berdasarkan pantauan TribunnewsDepok.com dilokasi kejadian, Minggu (17/10) siang, kondisi sekitar tampak lengang. Saat TribunnewsDepok.com menghampiri rumah Asnel, hanya pihak keluarga saja yang bisa diwawancara.

"Bapak saat ini masih perlu istirahat dulu," ungkap Eva. (dip)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved