Kabupaten Bogor
Hadiri Musda Mathla'ul Anwar, Ade Yasin Puji Kontribusi Perguruan Wujudkan Karsa Bogor Cerdas
Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan MA telah membangun 95 lembaga pendidikan yang terdiri dari Pondok Pesantren, RA, MTs, MA.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
TRIBUNNEWSDEPOK.COMCIGUDEG - Bupati Bogor Ade Yasin mengapresiasi kinerja Mathla'ul Anwar (MA) karena telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mewujudkan visi misi Pemkab Bogor terutama Karsa Bogor Cerdas.
"Kontribusi MA untuk Kabupaten Bogor di bidang pendidikan sangat baik," kata Ade saat menghadiri Musyawarah Daerah XVII Mathla'ul Anwar (MA) Tingkat Kabupaten Bogor di Perguruan Mathla’ul Anwar (MA) Panggeleseran, Cigudeg, Minggu (17/10/2021).
Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan MA telah membangun 95 lembaga pendidikan yang terdiri dari Pondok Pesantren, RA, MTs, MA.
Selain itu terdapat juga 54 lembaga yang berafiliasi dengan MA, hingga total terdapat 149 lembaga pendidikan.
"Saya juga mengapresiasi kegiatan musyawarah daerah ke-17 MA yang lokasinya seperti di Puncak. Di sini ada gunung, ada pemandangan indah," ungkap Ade.
Baca juga: Cegah Loss Generation, Pemkab Bogor Terapkan Metode Blended Learning
Dia melihat ada sinergi yang sangat erat antara MA dengan Pemkab Bogor yang bergerak memulai pembangunan dari pelosok atau desa-desa yang ada di Kabupaten Bogor.
"MA bergerak dari pelosok menyumbangkan pemikiran dan banyak berkiprah di bidang pendidikan, serta dukungan Alim Ulama yang banyak," papar Ketua PPP Jawa Barat ini.
Pemkab Bogor mendukung infrastrukturnya dengan membangun dari pelosok melalui program Satu Miliar Satu Desa (Samisade).
"Alhamdulilah di perubahan ini sudah kami anggarkan untuk insentif guru madrasah dan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB)," jelas Ade.
Ade Yasin menambahkan, kolaborasi dan sinergi yang sudah terjalin dengan MA harus dipertahankan, karena penyelenggaraan Musda itu sudah sangat kondusif.
Baca juga: Sambut Atlet Tarung Drajat PON XX Papua, Wabup Iwan Setiawan Bangga Putri Cisarua Raih Medali Emas
"Saya ingin jadi budaya baru di Kabupaten Bogor, karena rata-rata memilih pemimpin organisasi semuanya secara aklamasi. Ini budaya yang harus diterapkan untuk menghindari perpecahan," paparnya.
Menurut dia, sistem pemilihan one man one vote seringkali menimbulkan perpecahan.
"Semoga pengurus ke depan mampu membawa perubahan signifikan kemajuan organisasi di masyarakat. Saya yakin itu akan bisa dilaksanakan dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan Pemda," tandasnya.
Ketua Mathlaul Anwar Kabupaten Bogor Abdul Aziz mengungkapkan, MA terus bergerak dari pelosok, karena memang motto kami dari awal bergerak dari pelosok.
"Madrasah ini adalah madrasah pertama dalam pergerakan selama 5 tahun yang kami lakukan dalam bentuk pembangunan," jelasnya.
Dia berterima kasih kepada Bupati Bogor atas infrastruktur jalan yang sudah bagus berkat adanya program Samisade.
"Semoga kolaborasi dan sinergi antara MA dan Pemkab Bogor terjalin untuk kesuksesan semua," pungkas Abdul Aziz.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Bupati-Bogor-Ade-Yasintengah-menghadiri-Musyawarah-Daerah-XVII-Mathlaul-Anwar.jpg)