UMKM Kota Depok
Rintis Usaha Batik Lokal Depok, Ini Kisah Perjuangan Suharno
Suharno menekuni usaha batik karena mengerti ilmu membatik, tahu alat dan bahan batik yang digunakan serta membaca peluang dan pangsa pasar batik.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Laporan Wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SAWANGAN - Sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Depok cukup berkembang sepelum pandemi Covid-19 melanda Tanah Air.
Ada banyak usaha rintisan yang dilakukan warga di wilayah ini. Salah satunya Batik Tradjumas milik Suharno.
Suharno mulai merintis usaha kerajinan Batik Tradjumas pada 2014.
"Tradjumas artinya Tradisi Memajukan Masyarakat," kata Suharno, Minggu (10/10/2021).
Dia mengaku menekuni usaha batik karena mengerti ilmu membatik, tahu alat dan bahan batik yang digunakan serta membaca peluang dan kesempatan pangsa pasar batik.
"Saya berasal dari Sleman, Jogyakarta. Sejak remaja saya memang menekuni pekerjaan membatik," ujarnya.
Baca juga: Ketua DPRD Kota Depok Berharap TribunnewsDepok Terus Informasikan Keberadaan UMKM di Kota Depok
Dalam perhitungan Suharno, tahun 2014 Kota Depok memiliki 2 juta penduduk. Kalau 10 % saja keluarga madani, maka ada 200 ribu orang.
"Nah jika 10
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Suharno-perintis-usaha-Batik-Tradjumas-dengan-motif-khas-Depok.jpg)