Ingin Tanaman Srikaya Rajin Berbuah? Begini Cara Mudahnya
Kendati mudah berkembang adakalanya pohon srikaya yang tumbuh di depan rumah pada waktu tertentu terlihat sulit berbuah.
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Siapa tak suka srikaya? Daging buahnya berwarna putih, teksturnya seperti puding lezat.
Buah yang matang pohon sangat manis dan wangi khas aromanya.
Srikaya adalah tanaman semak yang relatif mudah tumbuh di iklim tropis seperti negara kita.
Tanaman ini juga relatif bandel, tidak terlalu membutuhkan perawatan ekstra dan dapat berbuah kapanpun tak mengenal musim.
Baca juga: Belimbing Dewa Depok Tak Kenal Musim, Mudah Ditanam dan Cepat Berbuah
Buah srikaya mengandung energi dan salah satu sumber zat besi yang baik, selain sejumlah vitamin dan kandungan anti oksiodan tinggi.
Tanaman srikaya menyukai matahari penuh dan tahan menghadapi berbagai penyakit.
Makanya tanaman ini sangat cocok untuk ditanam di halaman depan rumah.
Kendati mudah berkembang adakalanya pohon srikaya yang tumbuh di depan rumah pada waktu tertentu terlihat sulit berbuah.
Bagaimana caranya membantu tanaman srikaya agar rajin berbuah?
Berdasarkan pengalaman, ada sejumlah cara yang dapat dilakukan seperti yang sudah dilakukan Warkot selama beberapa waktu.
Buah srikaya umumnya tumbuh di batang yang relatif sudah jadi atau berkayu.
Untuk merangsang tumbuhnya bakal buah dapat dilakukan dengan memotong pucuk atau ujung dahan yang sudah jadi.
Tujuannya untuk menahan pertumbuhan daun pada batang tanaman dan memberi kesempatan tanaman untuk bersemi.
Setelah ujung dahan dipotong, kurangi jumlah daun yang ada di batang tersebut, terutama daun-daun yang sudah tua.
Baca juga: Suka Bersepeda Sambil Kemping? Ini Tips Menanak Nasi Cepat Matang Pakai Kompor Trangia Metode 7:10
Daun srikaya tumbuh berjajar selang-seling pada batang.
Pangkas daun juga berselang seling antara kiri dan kanan, cukup 3-5 helai daun atau sesuaikan dengan besar batangnya.
Ini bertujuan juga untuk memberi kesempatan batang memproduksi bakal buah secara alami.
Perlakuan yang sama kita terapkan pada pohon srikaya yang sudah tumbuh besar.
Kurangi kerimbunan pohon dengan memangkas batang-batang besar dan mengurangi daun yang sudah tua.
Batang besar yang dipangkas dapat disisakan 10-20cm agar dapat merangsang produksi buah dan tunas baru.
Biasanya seminggu setelah tindakan ini dilakukan, pada batang yang dipangkas mulai bermunculan bunga srikaya yang merupakan bakal buah.
Baca juga: Manfaat Bawang Merah untuk Kesehatan, Bisa Mengatasi Masuk Angin Hingga Sakit Kepala
Bentuknya menyerupai lonceng berwarna hijau muda dan semakin besar berubah menjadi kuning.
Bakal buah ini bertumbuh jadi besar dan panjang sekitar 3-8cm.
Dalam waktu tiga hari sampai seminggu bakal buah membesar lalu mulai merekah dan ujung bawahnya terbuka menjadi tiga kelopak.
Pada bagian tengah kelopak itulah terdapat bakal buah yang mulai tumbuh. Bentuknya bulat meruncing dengan ujung bersemu merah.
Dua atau tiga hari setelah merekah, kelopak itu mulai layu lalu mengering sebelum terlepas jatuh ke tanah.
Dari situ bakal buah mulai melanjutkan perjalanan tumbuh menjadi buah.
Ada kalanya kelopak yang mengering itu menjalar ke batang lalu patah sehingga bunga gagal berkembang menjadi buah.
Menurut pengamatan, hal itu sering terjadi ketika dalam proses itu curah hujan relatif lebih banyak dari biasanya.
Nah, proses saat kelopak merekah dan terlepas dari bunga itu sangat menentukan keberhasilan buah tumbuh atau tidak.
Kita dapat membantu proses buah itu tumbuh lebih baik.
Caranya dengan melepaskan kelopak yang sudah mulai layu dari batangnya.
Salah satu ciri kelopak yang sudah bisa dilepas adalah kelopak yang sudah mengembang atau terbuka sempurna ke samping dan berwarna kuning kecoklatan.
Dengan hati-hati, tarik kelopak itu ke atas sampai terlepas dari pangkalnya. Kadang ketiga kelopak itu bisa terlepas bersamaan, atau satu per satu.
Setelah kelopak terlepas semua, tinggallah bakal buah akan tampak di ujung batang.
Bakal buah yang sehat terlihat berwarna kuning dengan ujungnya yang lancip bersemu ungu kemerahan.
Biarkan bakal buah itu tumbuh secara alami dan rajin-rajinlah tanaman ini diajak berdialog atau disapa.
Yakinlah, tanaman yang diajak berkomunikasi bakal lebih bahagia dan pertumbuhannya lebih subur dan sehat.
Sesekali dalam kurun waktu dua minggu atau sebulan sekali dilakukan pemupukan dengan pupuk alami berupa kotoran kambing dan bahan-bahan organik lainnya.
Pupuk alami dapat dibuat dengan mengolah limbah dapur seperti sisa sayuran dan buah-buahan yang direndam dengan air dan diendapkan selama beberapa hari.
Demikian tips membantu srikaya agar rajin berbuah dan buahnya berkembang dengan lebih baik. Selamat mencoba.
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul TIPS Praktis Agar Pohon Srikaya Rajin Berbuah dan Buahnya Tumbuh Lebih Sempurna