Breaking News:

Viral Media Sosial

Bukan Hujan dan Angin Kencang, Ini Penyebab Robohnya Pohon Besar di Jalan Raya Kalimulya Depok

Bukan Hujan Deras dan Angin Kencang, Ini Penyebab Robohnya Pohon Besar di Jalan Raya Kalimulya Depok yang Menimpa

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dwi Rizki
istimewa
Peristiwa pohon tumbang yang menimpa mobil Pajero Sport B1257 ELR di Jalan Raya Kalimulya, Cilodong, Kota Depok, pada Minggu (26/9/2021) viral di media sosial. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG - Cuaca ekstrim di Kota Depok dalam beberapa hari terakhir membuat banyak pohon tumbang.

Namun pohon besar yang tumbang di pinggir Jalan Raya Kalimulya, Cilodong, pada Minggu (26/9/2021) bukan disebabkan hujan dan angin puting beliung.

Pasalnya saat kejadian pada Minggu (26/9/2021), tidak ada hujan dan angin di lokasi itu.

"Waktu kejadian kemarin tidak ada hujan, tidak ada angin. Setelah saya bawa istri ke rumah sakit, baru turun hujan," kata Sudarto, korban yang mobilnya tertimpa pohon tumbang pada Senin (27/9/2021).

Menurut dia, pohon yang tumbang itu terjadi karena ada proyek saluran air atau gorong-gorong di lokasi kejadian.

"Ini jelas-jelas ada proyek gorong-gorong dan tanah di Jalan Raya Kalimulya. Tanah di sekitar pohon digali 1,5 meter dengan akar yang dipotong," jelasnya.

Menurut dia, pengawas proyek lalai karena pohon dibiarkan begitu saja tanpa penebangan.

Sementara akarnya sudah tidak menunjang lagi kekokohan pohon.

Baca juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Kembali Melanda Kota Depok, Sebanyak 74 Rumah Warga Dilaporkan Rusak

Baca juga: Pohon Tumbang Timpa Mobil Pajero  di Jalan Raya Kalimulya Depok, Ini Pengakuan Korban

"Itu terbukti, gak ada hujan gak ada angin pohonnya tumbang," ujarnya dengan raut kesal.

"Kalau ada hujan dan angin kan bisa dibilang musibah. Kalau ini kan tak ada angin sehingga ada unsur kelalain dari pemerintah," tutur Sudarto.

Dia berpesan kepada pemerintah Kota Depok agar penataan terhadap jalan dan taman harus memperhatikan keselamatan warga.

"Tadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Depok datang ke sini. Saya sudah sampaikan ke ibu Kepala Dinas dan pengawas proyek dari provinsi agar pohon-pohon itu segera diperhatikan agar tidak ada korban selanjutnya," ungkapnya.

Baca juga: Akibat Angin Puting Beliung, Pohon Tumbang Menutupi Jalan di Perumahan Villa Pertiwi Depok

Baca juga: Budi Ungkap Detik-detik Angin Puting Beliung Terjang Villa Pertiwi, Istri-Anak Menangis Ketakutan

Menurut dia, kalau di sekitar lokasi proyek ada pohon-pohon besar yang bisa berdampak pada kekuaatan pohon itu, maka harus ditebang

"Kalau pun tidak ada proyek, pohonnya tetap ditata, dirapikan dan dipangkas berkala," paparnya.

"Saya sudah  ingatkan ke pengawas proyek gorong-gorong yang ada di Jalan Raya Kalimulya agar mengatasi persoalan itu agar tidak ada korban jiwa dan harta benda warga," pungkas Sudarto.
Senada Isyam, warga Kalimulya, berharap pohon-pohon di Jalan Raya Kalimulya agar segera dipangkas agar tidak membahayakan keselamatan warga.
"Kalau bisa pohon yang besar dipangkas agar tumbuh tunas baru. Bila perlu dipotong sampai ke akarnya dan diganti pohon baru," ujarnya.
Pria yang memiliki studio foto di lokasi kejadian pohon tumbang Jalan Raya Kalimulya mengakui memang tidak ada hujan angin saat musibah terjadi kemarin.
"Cuaca masih mendung sih. Tidak ada hujan dan angin. Makanya kita kaget tiba-tiba pohon gede tumbang," tuturnya.
Dia menduga penggalian proyek saluran air di sepanjang Jalan Raya Kalimulya menjadi penyebab dari musibah ini.
"Pohon ini sudah habis akarnya karena ada pembuatan saluran air," papar Isyam.
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved