Sabtu, 2 Mei 2026

Pemkot Depok

Konsep Sudah Matang, Senin Besok Kota Depok Siap Gelar PTM, Ini Ketentuannya

Konsep Sudah Matang, Senin Besok Kota Depok Siap Gelar PTM, Ini Ketentuannya. Simak selengkapnya dalam berita ini.

Tayang:
Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Wali Kota Depok Mohammad Idris. 

aporan Wartawan TribunnewsDepok.com, Vini Rizki Amelia


Konsep Sudah Matang, Senin Besok Kota Depok Siap Gelar PTM, Ini Ketentuannya

 

 


TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG - Wali Kota Depok Mohammad Idris memastikan saat ini kota yang dipimpinnya itu masih terus menjalani sekolah dengan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau online.

Bila ada satuan pendidikan yang sudah menerapkan sistem pembalajaran tatap muka (PTM) Idris mengatakan hal itu belum diperbolehkan.

"Sebenarnya enggak boleh, baru nanti sore keputusannya menunggu arahan dari Pak Luhut (Binsar Panjaitan)," tegas Idris kepada wartawan seusai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Depok, Komplek Perkantoran Kota Kembang, Cilodong, Selasa (21/9/2021).

Pernyataan ini disampaikan Idris lantaran isu adanya sekolah yang telah menggelar PTM meski Pemerintah Kota Depok belum mengeluarkan kebijakan boleh atau tidaknya melakukan PTM.

Baca juga: Bupati Bogor Ade Yasin Berharap Bogor Wonderfull Golf Terlaksana Kembali

"Kalau kemarin ada isu mau digelar (PTM), enggak, itu penjelasan dari guru, dia salah paham. Kita bukan sudah akan menggelar lalu dibatalkan tapi memang belum ada, kalau ada (sekolah) swasta yang sudah (PTM) itu berarti lepar kontrol," tandasnya.

Sejauh ini, Pemkot Depok dikatakan Idris sudah memiliki konsep untuk menggelar PTM. Pembuatan konsep tersebut dilakukan dengan menjalin komunikasi ke Bogor sebagai bagian dari wilayah yang masuk dalam aglomerasi.

"Kita kan enggak bisa (buat) konsep sendiri, kita komunikasi dengan Bogor karena kalau enggak sama, nanti repot karena ini kan aglomerasi," tuturnya.

Saat ini, Kota Depok dikatakan Idris masih harus menantikan persetujuan dari pemerintah pusat untuk dapat memastikan dapat menggelar PTM atau tidak.

Jika nantinya sudah diijinkan, Idris mengaku pihaknya bisa langsung melaksanakan PTM sesegera mungkin.

"Kalau (keputusan) sore ini aman, ya iya langsung (PTM). Misal hari ini aman, maka akhir pekan konsep akan dimatangkan jadi Senin (27/9/2021) bisa saja PTM kalau memang diperkenankan (pemerintah pusat)," akunya.

Baca juga: Kabar Terbaru Kasus Dugaan Pornografi, Dinar Candy Damai dengan PB SEMMI, Tapi Masih Tidak Tenang

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved