Senin, 13 April 2026

Berita Politik

Sebanyak 25 Pengurus Parta Hanura DKI Jakarta Pilih Mundur, Ini PENYEBABNYA

Apa penyebab 25 pengurus Partai Hanura DKI Jakarta mengundurkan diri. Simak dalam berita ini.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw | Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
istimewa
Logo Partai Hanura 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Sebanyak 25 pengurus Hanura DKI Jakarta memilih mundur sebagai bentuk loyalitasnya terhadap Ongen Sangaji. 

Mohamad Ongen Sangaji adalah mantan Ketua DPD Hanura DKI Jakara yang sudah mengundurkan diri lebih dulu. 

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Hanura DKI, Melvin Rompies, mengatakan bahwa mundurnya 25 pengurus itu merupakan langkah mengikuti Mohamad Ongen Sangaji yang sudah terlebih dahulu mundur.

“Ini bentuk loyalitas kami terhadap Bang Ongen. Ada 25 orang pengurus DPD DKI yang mundur,” kata Melvin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Pilot Pesawat Rimbun Air Pernah Tugas di Wilayah Aceh Hingga Papua, Ini Rekam Jejaknya

Dia mengaku, surat pengundurannya sudah diberikan ke Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura DKI.

Sikap ini diambil karena ingin fokus membantu Bang Ongen mendirikan organisasi sosial kemasyarakatan.

“Kami ingin fokus bantu masyarakat. Untuk nama organisasi kami ikut Bang Ongen,” tegas dia.

Melvin menyatakan, keputusan pengunduran diri ini sudah dipertimbangkan secara matang, dan tidak ada masalah dengan seluruh kader Partai Hanura DKI Jakarta.

Sebab, selama pandemi ini dirinya mengaku, mengikutiOngen membantu masyarakat yang kesusahan akibat pandemi.

Sejak awal pandemi Maret 2020, menurut dia, sudah membantu dan berbagi pada warga yang terpapar virus SARS-CoV-2. Misalnya, obat-obatan, vitamin, minyak kayu putih, dan membawa pasien dengan ambulan ke rumah sakit rujukan Covid di ibu kota.

Baca juga: Pelatih Bali United Sebut Sudah Punya Persiapan Bagus Jelang Hadapi Persib Bandung di Liga 1

“Kami juga siapkan ambulance mengatar orang meninggal, baik di Jakarta maupun luar Jakarta. Inilah gerakan kami dengan Bang Ongen selama ini. Kami ambil langkah mundur karena ingin berbuat banyak ke masyarakat disaat pandemi ini,” bebernya. “Kami murni ingin fokus mengurus sosial dan ikut Bang Ongen bersentuhan langsung dengan warga,” tambah dia.

Dia menambahkan, soal surat pengunduran ke DPP sudah diurus sesuai dengan mekanisme dan aturan partai. Pengurus yang mundur semuanya mengikut hati nurani tanpa ada paksaan dari siapa pun. “Saya berharap pengurus baru nanti bisa membesarkan partai ini di ibu kota,” tandas dia.

Berikut nama-nama pengurus yang mundur:

1. Kwan Sugianto (Ketua Dewan Penasehat DPD)

2. Drg Sri Novita (Ketua Dewan Pakar)

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved