Viral Media Sosial
Gus Miftah Tertawakan Pengamat yang Sebut Belajar Bahasa Arab Jadi Ciri Teroris, Disebutnya Aneh
Gus Miftah Tertawakan Pengamat yang Sebut Belajar Bahasa Arab Jadi Ciri Teroris. Berikut Selengkapnya
Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
2. Teroris tidak memasang foto presiden dan wakil presiden
3. Teroris tidak mau menghafal nama-nama menteri pemerintahan
4. Teroris Berbahasa Arab
Membantah
Terkait hal tersebut, Susaningtyas mengklarifikasi pernyataannya tersebut.
Dalam siaran tertulis, Politisi Perindo itu menegaskan dirinya sangat menghormati Agama Islam, agama yang dipeluknya saat ini.
Dirinya yang mengaku sangat mencintai Islam pun tak akan menuduh sesama muslim ataupun menuduh agama lain sebagfai embrio terorisme.
Dalam kesempatan tersebut, Susaningtyas mengaku menyampaikan apa adanya berbagai temuan terkait dengan embrio terorisme atau radikalisme, termasuk cikal bakal terorisme yang tumbuh berkembang diawali dari dunia pendidikan di Indonesia.
Namun, lanjutnya, tidak semua lembaga pendidikan Islam bisa dikatakan sebagai embrio radikalisme atau bahkan Taliban.
Masih ada yang mengikuti peraturan perundangan yang berlaku.
Susaningtyas pun menegaskan dirinya sangat menjunjung tinggi adat budaya Indonesia yang adiluhung dan rasa cinta Tanah Air.
Sehingga, apa yang disampaikannya tidak lain karena dirinya ingin mengajak seluruh elemen bangsa dalam bela negara.
Sedangkan terkait dengan bahasa arab, Susaningtyas mengaku sangat menghormati bahasa tersebut.
Menurutnya terdapat perbedaan konteks bahasa Arab sebagai alat komunikasi resmi di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan penggunaannya sebagai bahasa sehari-hari dalam pergaulan suatu bangsa yang sudah memiliki bahasa nasional,.
Dalam hal tersebut, dirinya mohon maaf bila ada yang tidak sependapat dengannya.