Kamis, 9 April 2026

PPKM Darurat

SMPN 3 Depok Siap Gelar PTM Terbatas, Jadwal Dibagi Dua Sesi Berdasarkan Ganjil Genap

SMPN 3 Depok Siap Lakukan PTM Terbatas, Jadwal Dibagi Dua Sesi Berdasarkan Ganjil Genap. Berikut Selengkapnya

Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Kepala Sekolah SMPN 3 Depok, Erna Iriani 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - SMP Negeri (SMPN) 3 Depok menyatakan siap untuk menggelar pertemuan tatap muka (PTM) terbatas.

Kepala Sekolah SMPN 3 Depok, Jawa Barat, Erna Iriani mengatakan, PTM terbatas rencananya akan dilakukan pada awal Oktober mendatang.

 

“Sepertinya diawal Oktober kita akan coba lakukan itu, jika dibutuhkan simulasi terlebih dahulu, kita akan lakukan itu,” ujar Erna kepada Wartakotalive.com pada Senin (6/9).

Menurut Erna, persiapan pihak sekolah untuk melaksanakan PTM terbatas sudah mencapai 100 persen.

Adapun persiapan yang sudah dilakukan oleh SMPN 3 Depok diantaranya penyiapan tempat cuci tangan, pengukuran suhu, kesiapan hand sanitiser dan termasuk pengaturan tempat duduk karena kapasitas hanya 50 persen dan pengaturan jadwal siswa maupun guru.

Baca juga: Polres Bogor Raih Piagam Penghargaan dari Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak

“Sudah 100 persen persiapannya, makannya kita berani adakan vaksinasi ini karena semua perangkat yang dibutuhkan untuk PTM sudah tersedia,” ucapnya.

 

Dalam pelaksanaan PTM terbatas di SMPN 3 Depok, akan dibagi dalam dua sesi dimana setiap sesinya berdurasi selama dua jam.

 

“Sesi pertama kita mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB, lalu istirahat kita semprot lagi ruangan kelasnya baru mulai lagi dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB,” ungkap Erna.

Baca juga: Angka Stunting Masih Tinggi, Ini Strategi Ade Yasin-Iwan Setiawan Capai Target 2024 Bebas Stunting

Erna menjelaskan bahwa di setiap sesi PTM terbatas, akan diisi oleh 20 siswa di setiap kelas.

Siswa akan dibagi dengan mekanisme ganjil genap berdasarkan urutan dari absensi siswa.

 

“Nanti siswa yang punya nomor absensi ganjil akan duduk dibangku nomor ganjil, kemudian di sesi kedua, nanti siswa duduknya dibangku genap karena dasar membuat jadwal sesi satu dan dua adalah ganjil genap, jadi nggak ada bangku yang diduduki siswa secara bergantian,” ungkapnya. (dip)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved