Liga 1

Vaksin Jadi Persyaratan yang Mutlak dan Tak Bisa Ditawar di BRI Liga 1 Indonesia

Aturan ini didasarkan pada assesment Kemenkes perihal protokol kesehatan dalam kompetisi.

Editor: murtopo
ligaindonesiabaru.com
Bali United dan Persik Kediri akan tampil di laga pembukaLiga 1 2021/2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (27/8/2021) pukul 19.00 WIB. 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Pihak PT Liga Indonesia Baru memberlakukan aturan mutlak yang tidak bisa ditawar di Liga 1 Indonesia.

Aturan tersebut adalah aturan yang membahas soal pemain, pelatih, offcial, stake holder lainnya hanya bisa memasuki stadion jika sudah menerima dosis kedua vaksinasi, dan dibuktikan lewat aplikasi PeduliLindungi.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru Sudjarno.

Aturan ini didasarkan pada assesment Kemenkes perihal protokol kesehatan dalam kompetisi.

Tak ada nego, maka pemain yang masih memperoleh satu dosis vaksin dipastikan tidak bisa bermain.

Baca juga: Ini Poin Penting Manajer Meeting PT LIB dengan Klub Liga 1 Indonesia

Baca juga: Ini Jadwal Pertandingan BRI Liga 1 Pekan Ini, Persija Jakarta dan Persib Bandung Bertanding

Baca juga: Laga Uji Coba Ketiga Liga 1 Selesai, Ketum PSSI Arahkan PT LIB Laporkan ke Kemenkes

"Jadi vaksin mutlak harus dua kali, tidak bisa ditawar," tegas Sudjarno kepada media, Selasa (31/8/2021) seusai manajer meeting bersama klub-klub liga 1.

Sementara untuk pemain asing yang tidak memiliki nomor induk kependudukan, maka pihaknya akan melakukan pengecekan manual, baik bukti vaksin kedua serta paspor, lalu menginput data tersebut secara manual.

Hal ini merupakan bentuk koordinasi dengan Kemenkes.

Sementara bagi pemain yang baru mendapatkan vaksin dosis pertama, tak perlu patah hati.

"Intinya, kami komunikasi dengan Kemenkes apakah ada program percepatan," tambahnya.

Baca juga: Jelang Liga 1, Pemain Persija Jakarta Tidak Boleh Interaksi dengan Orang di Luar Klub

Baca juga: Dirut PT LIB Optimistis Tiga Laga Awal Kompetisi Liga 1 2021/2022 Bakal Lolos Evaluasi

Adapun PT.LIB mengklaim, hanya ada satu atau dua persen pemain yang belum vaksin kedua.

Hal tersebut dimaklumi karena beberapa orang butuh rekomendasi dokter terlebih dulu.

"Mudah-mudahan ada bantuan, kami koordinasi agar ada percepatan," terangnya.

Sedangkan untuk pemain asing yang telah menggunakan vaksin Johnson, PT. LIB akan terlebih dulu koordinasi dengan Kemenkes, sebelum memberikan keputusan. (m21)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved