Jumat, 24 April 2026

Pancoran Mas Depok

Mural Kritikan Muncul di Pancoran Mas Depok, Langsung Dihapus Satpol PP Kota Depok

Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny, buka suara terkait penghapusan mural kritikan yang ada di Jalan Kartini, Pancoran Mas.

Editor: murtopo
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Pengguna jalan melintas dekat mural di kawasan Citayam, Depok, Jawa Barat, Kamis (26/8/2021). Mural tersebut merupakan wujud ekspresi dari sejumlah seniman sebagai bentuk kritik terhadap pemerintah. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS – Mural berisi kritikan muncul di Kota Depok tepatnya di Jalan Raya Kartini, Pancoran Mas, viral di media sosial sejak beberapa hari lalu.

“Tuhan aku lapar. Kita Hidup di kota dimana mural dianggap kriminal dan korupsi dianggap budaya. Terus dibatasi tapi tak diberi nasi,” berikut isi tulisan dalam mural tersebut.

Tak bertahan lama, terkini mural tersebut telah dihapus menggunakan cat berwarna abu-abu.

Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny mengatakan bahwa mural tersebut dihapus musabab tidak memiliki izin dan juga kontennya meresahkan.

VIDEO Pemkot Jakpus Akan Hapus Mural "Kami Lapar Tuhan" di Kebon Kacang

Baca juga: Maling Bawa Kabur Motor Trail yang Diparkir di Teras Rumah di Limo Depok Saat Pemiliknya Tidur Pulas

Baca juga: Wali Kota Depok Sampaikan Perbedaan Data Covid-19 dengan Kemenkes dan Pemprov Jabar Selesai

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka Belum Dimulai Pemkot Depok, Ini Tips Belajar Online untuk Guru di Depok

Salah seorang pedagang di lokasi sekitar yang enggan disebut namanya, mural tersebut sudah dihapus pada Kamis (26/8/2021) kemarin siang oleh petugas.

“Kemarin siang dihapusnya, tapi kalau bikinnya gak tahu,” katanya di lokasi saat ditemui TribunJakarta, Jumat (27/8/2021).

Sementara itu, mural tersebut juga viral setelah diunggah di sosial media Instagram pada akun @depok24jam.

Hingga siang ini, unggahan mural tersebut telah mendapat lebih dari 19 ribu likes, dan menuai lebih dari 650 komentar warganet.

“Kalau dihapus biasanya tulisan ini benar adanya,” tulis seorang warganet dalam kolom komentar unggahan tersebut.

“Saya sebut yang membuat karya itu tampan dan berani,” kata warganet yang lainnya.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Depok Jumat 27 Agustus, BMKG: Cerah Seharian, Tapi Suang Suhu Udara Panas

Baca juga: Rutan Kelas I Depok Bersama BBN Kota Depok Gelar Tes Urine Narkotika Seluruh Pegawai Rutan

Dihapus Satpol PP Kota Depok

Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny, buka suara terkait penghapusan mural kritikan yang ada di Jalan Kartini, Pancoran Mas.

Sebelum dihapus, mural tersebut bertuliskan kekecewaan yang mana mural dianggap sebagai sebagai kriminal.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved