Pemkot Depok

Pemkot Depok Hapus Bukti Pembayaran PBB dari BJB, Gantinya Pakai Bukti Pembayaran Digital

Pemkot Depok menghapus bukti pembayaran PBB dari Bank Jabar Banten. Sebagai gantinya dengan bukti pembayaran digital.

Wartakotalive.com/Dodi Hasanuddin
Pemkot Depok Hapus Bukti Pembayaran PBB dari BJB, Gantinya Pakai Bukti Pembayaran Digital. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Pemkot Depok Hapus Bukti Pembayaran PBB dari BJB, Gantinya Pakai Bukti Pembayaran Digital

Mulai hari ini, para wajin pajak (WP) di Kota Depok tak akan mendapatkan surat tanda terima setoran (STTS) berupa fisik untuk setiap pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Kebijakan ini diambil Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok dengan menggantikan STTS itu melalui akses di website PBB atau aplikasi Depok Singel Window (DSW) untuk melihat status pembayaran pajak tiap tahunnya.

Kepala Bidang Pajak Daerah II BKD Kota Depok Muhammad Reza mengatakan, STTS yang berupa kertas tersebut merupakan bukti pembayaran yang dikeluarkan oleh Bank Jabar Banten (BJB).

"STTS atau yang sering disebut kertas merah PBB itu kan hanya Bank BJB yang mengeluarkan, sedangkan saat ini marketplace pembayaran kita sudah banyak. Untuk itu, per hari ini STTS resmi dihilangkan," papar Reza dalam keterangan resminya, Kamis (12/8/2021).

Baca juga: Pesta Miras Maut di Megamendung Bogor, Tersinggung Pemuda Pukul Temannya dengan Batu Hingga Tewas

Reza menjelaskan, mengenai status bukti pembayaran yang diperoleh secara digital itu merupakan bukti sah bagi WP dalam membayarkan kewajibannya.

Sebab, selama ini Reza mengaku banyak masyarakat mengira pembayaran PBB baru akan sah jika mendapatkan STTS.

Padahal, imbuhnya, dengan bukti atau struk yang dikeluarkan dari marketplace lain, itu sudah menjadi bukti yang kuat bahwa pembayaran telah berhasil dan terinput di sistem BKD.

Reza juga mengajak masyarakat untuk taat membayar pajak pada tanggal 31 Agustus setiap tahunnya. Pajak yang dibayarkan digunakan untuk pembagunan di Kota Depok.

“Kami juga berupaya memperluas channel pembayaran dengan melibatkan marketplace seperti Bank BJB, loket PBB di 11 Kantor Kecamatan, Bank BTN, Kantor Pos, Indomart, Alfamart, BNI, Cimb Niaga, OCBC NISP tokopedia dan lain sebagainya. Jadi, masyarakat bisa dengan mudah menjangkaunya," paparnya.

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved