Kabar Artis
Datangi Polda Metro Jaya, Doktif Sebut Richard Lee Mafia Skincare, Minta Segera Ditahan
Tiba-tiba Datang ke Polda Metro di Tengah Pemeriksaan Richard Lee, Dokter Detektif Desak Tahan Terduga Mafia Skincare
Penulis: Ramadhan LQ | Editor: Hironimus Rama
Laporan Ramadhan L Q
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SEMANGGI - Dokter Richard Lee menjalani pemeriksaan di Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Rabu (7/1/2026).
Saat proses pemeriksaan sedang berjalan, Dokter Detektif (Doktif) alias dokter Samira Farahnaz selaku pelapor tiba-tiba mendatangi Polda Metro Jaya.
Pantauan di lokasi, Doktif datang di tengah pemeriksaan Dokter Richard Lee sekira pukul 18.20 WIB dengan penampilan mencolok.
Baca juga: Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya Sebagai Tersangka, Richard Lee Hindari Awak Media
Ia yang datang bersama sejumlah orang. Tampak Doktif mengenakan jaket warna merah, kaca mata, dan jilbab cokelat.
Awalnya Doktif berjalan menuju gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sembari menirukan Richard Lee yang enggan menemui awak media.
"Tadi ada yang lari-lari ya, pengin cepat masuk, enggak mau ketemu kalian ya," ujar Doktif.
"Ada yang lari-lari, buru-buru pengin masuk ke situ ya? (sambil menunjuk gedung Ditreskrimsus), enggak mau nyapa kalian ya," sambungnya.
Doktif mendesak Polda Metro Jaya untuk segera melakukan penahanan terhadap Richard Lee yang menjadi terlapor dalam kasus yang dilaporkannya terkait dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan atau perlindungan konsumen.
Richard dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Doktif, yang teregistrasi dalam laporan nomor LP/B/7317/XII/2024/SPKT Polda Metro Jaya tanggal 2 Desember 2024.
Ia menilai penanganan perkara tersebut tidak adil jika dibandingkan dengan kasus lain yang dinilai memiliki kerugian lebih kecil namun berujung pada penahanan cepat.
"Ke sini dokter ingin memantau, dokter ingin mengawal kasus ini. Sangat tidak adil, jika seorang Nikita Mirzani yang diduga merugikan DRG (Dokter Reza Gladys (senilai) Rp4 M ditahan," ujar dia.
Menurut Doktif, hingga kini produk yang diduga bermasalah tersebut masih dapat ditemukan di pasaran.
Ia bahkan mengaku masih bisa membeli salah satu produk terkait, yang menurutnya menjadi bukti bahwa potensi kerugian masyarakat masih terus berlangsung.
"Sementara saudara DRL (Dokter Richard Lee) yang kerugiannya diduga ratusan miliar dan masih berjalan hingga hari ini. Karena hingga hari ini dokter masih bisa membeli produk White Tomato," sambungnya.
Samira menegaskan dirinya hadir untuk mengawal proses hukum dan meminta keadilan, baik bagi dirinya maupun masyarakat yang merasa dirugikan. Ia juga membantah tudingan bahwa dirinya memiliki dukungan atau “backing” dari pihak tertentu.
“Saya tidak punya backing apa pun. Saya tidak pernah memberikan uang sepeser pun kepada siapa pun. Yang saya minta hanya keadilan,” tegasnya.
Ia juga menyatakan siap terus mengawal kasus tersebut, bahkan jika harus berada di Polda Metro Jaya dalam waktu lama.
“Kalau perlu saya menginap dan mendirikan tenda di sini. Perjuangan ini tidak mudah dan sudah berjalan lebih dari satu tahun,” ujarnya.
"Jadi tolonglah, Polda Metro Jaya bersikaplah adil. Yuk buktikan Polda Metro Jaya itu bukan milik mafia skincare. Polda Metro Jaya itu berpihak kepada masyarakat yang sudah dirugikan ratusan miliar," lanjut Doktif. (m31)
| Bantah Tudingan Sarwendah Tak Nafkahi Anak, Ruben Onsu Pertanyakan Hasil Jerih Payahnya Selama Ini |
|
|---|
| Hubungan Memanas, Sarwendah Lelah Diusik Debt Collector Akibat Tunggakan Mobil Ruben Onsu |
|
|---|
| Rela Tunda Kerja di Kalimantan, Dewi Perssik Kejar Tayang Potong Sapi Limosin 2,6 Ton di Rumah |
|
|---|
| Bukan di Masjid, Ayu Ting Ting Pilih Sembelih Sendiri Hewan Kurban di Rumahnya, Kenapa? |
|
|---|
| Heboh Foto Gandengan di Bioskop Viral, Ayu Ting Ting Buka Suara Soal Hubungan dengan Kevin Gusnadi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Doktif-datangi-Polda-Metro-Jaya.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.