Perang Iran vs Amerika Israel
Update Perang Iran vs Amerika-Israel: Adik Netanyahu Dilaporkan Tewas, Mojtaba Khamenei Terluka
UPDATE PERANG: Gelombang Rudal Khorramshahr Iran Hantam Israel, Adik Netanyahu Dilaporkan Tewas hingga Nasib Pemimpin Baru Iran
Penulis: Desy Selviany | Editor: Hironimus Rama
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, TEHERAN - Eskalasi konflik bersenjata di Timur Tengah mencapai titik didih baru. Memasuki hari ke-9 perang terbuka yang melibatkan Iran melawan aliansi Amerika Serikat dan Israel pada Senin (9/3/2026), situasi di kawasan tersebut semakin mencekam.
Serangan udara berskala besar terus diluncurkan, baik oleh Iran maupun aliansi Amerika-Israel.
Jual beli serangan menyasar titik-titik vital, figur politik, hingga memicu kepanikan massal di jantung pertahanan musuh.
Baca juga: Iran Lantik Mojtaba Khamenei, Pejabat AS Ketar-ketir hingga Rudal Hancurkan Bunker Tel Aviv
Berikut adalah rangkuman eskalasi terbaru dari medan perang Iran-Israel pada Senin (9/3/2026):
1.Teror Rudal Khorramshahr: Teknologi MIRV Iran Tembus Pertahanan Israel
Militer Iran melalui Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengklaim telah menemukan celah fatal pada sistem pertahanan udara Israel. Dalam pernyataan resminya, IRGC menegaskan bahwa "semua rudal yang ditembakkan mengenai sasaran yang dituju pada gelombang serangan ke-29."
Keberhasilan ini diklaim tak lepas dari penggunaan rudal canggih berbahan bakar cair, Khorramshahr (atau rudal balistik Kheibar), yang kini dilengkapi teknologi Multiple-Reentry Vehicle (MIRV).
Teknologi ini memungkinkan satu rudal raksasa (sepanjang 13 meter dan berat peluncuran 20 ton) membawa beberapa hulu ledak seberat 1.500 hingga 1.800 kg yang dapat menyebar dan menghantam hingga 80 target berbeda secara bersamaan dalam jarak 2.000 km.
Dengan kecepatan tinggi dan margin kesalahan hanya 30 meter, hulu ledak yang terlepas pada tahap akhir penerbangan ini diklaim sangat menyulitkan sistem perisai udara musuh untuk mendeteksi apalagi mencegatnya.
2.Operasi "True Promise 4": Warga Tel Aviv Panik Rebutan Bunker
Serangan mematikan tersebut merupakan bagian dari operasi militer berkelanjutan Iran yang sandi operasionalnya disebut “True Promise 4.”
Melalui rekaman yang dirilis IRGC, rentetan peluncuran gelombang ke-31 rudal tampak melesat dari berbagai wilayah Iran menuju daratan Israel.
Dampaknya sangat terasa di Tel Aviv. Sirene peringatan bahaya meraung-raung, memicu suasana panik luar biasa di mana warga sipil terekam berlarian saling berebut menuju bunker dan tempat perlindungan bawah tanah.
Meski sistem pertahanan Israel langsung diaktifkan dan berhasil meledakkan sejumlah proyektil di udara, ledakan demi ledakan di langit Tel Aviv menegaskan bahwa ancaman dari Iran kini tak bisa lagi dianggap remeh.
Hingga kini, otoritas setempat belum merilis data resmi terkait jumlah korban maupun kerusakan fasilitas.
3.Serangan Berdarah: Adik Netanyahu Dilaporkan Tewas, Ben-Gvir Kritis
Di tengah hujan rudal tersebut, sebuah kabar mengejutkan mengguncang panggung politik Israel. Sejumlah kanal informasi internasional, termasuk BRICS News, melaporkan bahwa rudal Iran berhasil menghantam kediaman keluarga Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Akibat serangan pada Senin (9/3/2026) tersebut, adik kandung PM Israel, Iddo Netanyahu—yang dikenal sebagai dokter dan penulis—dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Tragisnya, serangan yang sama juga disebut mengenai anggota Knesset sayap kanan yang vokal, Itamar Ben-Gvir, yang dilaporkan menderita luka bakar parah akibat ledakan.
Jika kabar yang masih menunggu konfirmasi resmi dari kantor Perdana Menteri dan militer Israel ini terbukti benar, insiden ini akan menjadi pukulan politik dan psikologis yang sangat masif bagi kepemimpinan Benjamin Netanyahu.
4. Serangan Balasan Israel: Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Terluka
Tak hanya Israel yang dilaporkan kehilangan tokoh penting. Gempuran balasan dari kubu AS dan Israel dikabarkan berhasil melukai Mojtaba Khamenei, putra mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei (yang tewas dalam serangan udara akhir Februari 2026 lalu).
Mojtaba telah ditunjuk sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, menggantikan posisi mendiang ayahnya. Selama ini, ia dikenal memiliki kedekatan dengan elite militer dan kendali kuat di balik layar pemerintahan Iran.
Laporan terluka-nya Mojtaba menambah ketidakpastian stabilitas internal Iran. Pemerintah Teheran sejauh ini masih bungkam mengenai kondisi pasti Mojtaba maupun proses transisi kekuasaan resmi.
Hal ini membuktikan bahwa perang tak lagi hanya terjadi di udara, melainkan sudah menargetkan langsung para pengambil kebijakan tertinggi di kedua belah pihak.
Eskalasi konflik di Timur Tengah ini memicu kekhawatiran global akan meletusnya Perang Dunia yang jauh lebih luas.
| Tolak Mentah-mentah Rayuan Trump, Iran Justru Gandeng Irak Bersatu Gempur AS dan Israel |
|
|---|
| Hujan Rudal Iran Gelombang 78 dan 79 Hantam Kerumunan Tentara Israel hingga Pangkalan AS |
|
|---|
| Iran Tembakkan Rudal Berwajah Trump di Serangan Gelombang 76 |
|
|---|
| Ledakan Dekat Al-Aqsa dan Tembakan Granat Kejut Warnai Salat Idulfitri, Macron Desak Jeda Militer |
|
|---|
| Tragis! Usai Bongkar Skenario 9/11 Jaringan Epstein, Pejabat Keamanan Top Iran Tewas Dibidik Israel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Iran-serang-Israel.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.