Minggu, 7 Juni 2026

Berita Internasional

Iran Peringatkan Negara-negara Arab Jangan Jadi Boneka AS

Iran memperingatkan sejumlah negara-negara Arab agar berhenti menjadi boneka Amerika Serikat dan Israel.

Tayang:
Editor: Desy Selviany
Istimewa/Press Tv
IRAN-Presiden Iran Masoud Pezeshkian memperingatkan negara-negara Arab agar tak jadi boneka AS pada Sabtu (7/3/2026) 

TRIBUNDEPOK-Iran memperingatkan sejumlah negara-negara Arab agar berhenti menjadi boneka Amerika Serikat dan Israel. 

Pernyataan itu disampaikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian setelah sepekan Iran menciptakan perang regional di Timur Tengah. 

Adapun Iran melakukan serangan ke pangkalan militer AS di sejumlah negara-negara Arab seperti di Kuwait, Bahrain, Qatar, hingga Uni Emirat Arab (UEA). 

Serangan-serangan tersebut sebagai balasan dari Iran karena negaranya telah diserang terlebih dahulu oleh AS-Israel pada Sabtu (28/3/2026). 

Sepekan setelah serangan ke berbagai negara Timur Tengah Pazeskhian menegaskan kembali bahwa Iran tidak pernah merencanakan, dan tidak akan pernah merencanakan, invasi ke negara tetangga mana pun.

Iran juga selalu mengharapkan perdamaian di Timur Tengah. 

“Kami telah berulang kali mengatakan bahwa mereka adalah saudara-saudara kami. Kami bertujuan untuk bekerja bahu-membahu dengan saudara-saudara dan tetangga kami yang terkasih di kawasan ini untuk membangun perdamaian dan stabilitas yang langgeng, dan kami berharap tujuan ini akan tercapai,” ujarnya dimuat Press Tv Sabtu (7/3/2026).

Pezeshkian mengatakan pihak Dewan Kepemimpinan Sementara juga telah membuat kesepakatan tidak melancarkan serangan ke negara-negara tetangga kecuali jika negara-negara tersebut melancarkan serangan terhadap Iran terlebih dahulu.

Ia menambahkan bahwa ia percaya masalah-masalah seperti itu harus diselesaikan melalui jalur diplomatik, dan memperingatkan bahwa konflik bersenjata hanya akan menciptakan masalah lebih lanjut dengan negara-negara tetangga.

Namun demikian Pezeshkian memperingatkan negara-negara Arab agar tidak menjadi boneka imperialisme dan mendesak agar setiap perselisihan internal diselesaikan secara damai daripada dieksploitasi oleh Israel atau Amerika Serikat.

Pemerintah Iran sebelumnya bersumpah akan membuat perang tersebut menjadi perang regional apabila AS atau Israel berani menyentuh kedaulatan negara tersebut. 

Baca juga: Pangkalan Laut AS di Bahrain Meledak Usai Diserang Rudal Iran

Iran mengaku akan menyerang sejumlah pangkalan udara AS di timur tengah. 

Diketahui AS memiliki sejumlah pangkalan udara di timur tengah. Tercatat pangkalan udara AS tersebar di Qatar, Kuwait, hingga Abu Dhabi.
 
Sebelumnya rudal yang diluncurkan oleh Israel dan Amerika Serikat (AS) jatuh di pusat Kota Teheran, Iran di bulan Ramadan. 

Asap terlihat mengepul di wilayah jantung kota Iran pada Sabtu (28/2/2026). 

Pihak Israel dan Amerika Serikat pun telah mengakui bahwa rudal tersebut berasal dari keputusan kedua negara terhadap Iran

Dimuat situs berita Iran Wanaen dilaporkan beberapa ledakan keras terdengar di Teheran beberapa menit lalu usai konferensi pers Presiden AS Donald Trump.

Terlihat juga kepulan asap tebal terlihat membumbung di beberapa bagian kota.

Informasi awal mengindikasikan bahwa beberapa rudal menghantam daerah sekitar Jalan Universitas dan distrik Jomhouri di pusat Teheran.

Namun belum diketahui apakah ada korban jiwa atau luka atas serangan udara di bulan Ramadan tersebut.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved