Senin, 8 Juni 2026

Berita Jakarta

Alumni PMKRI Dorong Pembangunan Inklusif dan Ramah Disabilitas

Alumni PMKRI Dorong Pembangunan Inklusif dan Ramah Disabilitas, Ini Alasannya

Tayang:
Editor: Hironimus Rama
TribunnewsDepok.com
DISKUSI - Alumni dan anggota aktif PMKRI se-Jakarta mengggelar Sharing Session di Jakarta Barat pada Sabtu (28/2/2026) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Semangat kepedulian sosial dan advokasi kebijakan publik mewarnai agenda Sharing Session yang mempertemukan alumni dan anggota aktif Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) se-Jakarta di Jakarta Barat, Sabtu (28/2/2026).

Acara strategis ini digagas oleh Christopher Nugroho, alumni PMKRI Cabang Jakarta yang saat ini bertugas sebagai Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP).

"Tujuannya kegiatan ini adalah memperkuat peran intelektual kader dalam mengawal kebijakan publik yang berkeadilan dan inklusif," kata Christopher dalam keterangan tertulis, Minggu (1/3/2026).

Baca juga: Bedah Strategi Ekonomi Kerakyatan, Alumni PMKRI Jadikan CU sebagai Alat Perjuangan

Dalam pemaparannya, Christopher menegaskan bahwa esensi dari pembangunan sejati adalah menghapus sekat eksklusi. Pembangunan harus berpegang pada prinsip leave no one behind (tidak meninggalkan siapa pun).

Ia menggarisbawahi bahwa isu disabilitas harus dilihat sebagai upaya pemenuhan Hak Asasi Manusia (HAM), bukan lagi sekadar urusan pemberian bantuan sosial (bansos).

Ubah Paradigma Aksesibilitas Lingkungan

Komisioner Komisi Nasional Disabilitas (KND), Kikin Tarigan, yang hadir sebagai narasumber turut menyoroti pentingnya perubahan cara pandang masyarakat.

Dalam diskusi yang dipandu oleh moderator Robertus Juan Pratama, Kikin mengajak publik untuk menggeser paradigma dari sekadar melihat hambatan fisik penyandang disabilitas, menuju penciptaan aksesibilitas lingkungan yang mewadahi.

Ia mendorong masyarakat sipil untuk aktif beradvokasi demi mewujudkan ekosistem yang ramah bagi semua golongan.

Komitmen Berkelanjutan dan Aksi Simbolis

Gagasan inklusif ini disambut hangat oleh Ketua DPC PMKRI Jakarta Barat, Ruben Nabu. Ia berkomitmen penuh untuk mengintegrasikan nilai-nilai keberpihakan tersebut ke dalam program kerja cabang organisasinya ke depan.

Sebagai penanda komitmen, acara ini ditutup dengan aksi simbolis penyerahan bibit pohon.

Bibit tersebut melambangkan harapan agar nilai-nilai inklusivitas dan pemenuhan hak disabilitas tidak berhenti di ruang diskusi, melainkan terus tumbuh, berakar kuat, dan berbuah manis di tengah masyarakat.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved