Berita Depok
Sambut Hari Lingkuangan Hidup, Rutan Depok Kerja Bakti dengan Warga
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok menggelar kegiatan karya bakti bersama yang melibatkan unsur TNI, Polri, DLHK Kota Depok, serta masyarakat.
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Desy Selviany
Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok menggelar kegiatan karya bakti bersama yang melibatkan unsur TNI, Polri, DLHK Kota Depok, serta masyarakat.
Hal ini dalam rangka memperingati Gerakan Hari Sejuta Pohon dan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026,
Kepala Rutan Kelas I Depok, Agung Nurbani, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif Rutan Depok yang lahir dari hasil koordinasi lintas sektor.
“Ini merupakan inisiatif dari Rutan Depok. Kami berkoordinasi dengan Danramil dan Kapolsek Sukmajaya, dan sepakat untuk terlibat dalam kegiatan karya bakti ini,” ujar Agung kepada wartawan Sabtu (10/1/2026).
Agung menuturkan, lokasi karya bakti ini difokuskan pada area yang dinilai rawan karena berdekatan langsung dengan objek vital, yakni Rutan Kelas I Depok, serta memiliki kondisi lingkungan yang cukup rimbun.
“Jadi ini bukan hanya soal keamanan di Rutan, tapi juga ada didalamnya misi untuk sosialisasi soal kebersihan,” jelasnya.
Baca juga: Jelang Lawan Persib, Ribuan The Jakmania Datang ke Persija Training Ground Depok
Ia menjelaskan, di kawasan tersebut terdapat sejumlah titik tersembunyi yang diduga kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah secara sembarangan.
“Di sinilah kesempatannya warga setempat kami bantu untuk sama-sama membersihkan area yang selama ini tidak tersentuh,” tambah Agung.
Dalam kegiatan tersebut, pihak Rutan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Baca juga: Jelang Lawan Persib, Ribuan The Jakmania Datang ke Persija Training Ground Depok
Tidak ada teguran, melainkan dialog dan ajakan bersama untuk menjaga lingkungan.
“Kami pendekatannya bukan teguran, tapi bentuknya adalah kami mengajak diskusi dan justru disambut baik oleh warga. Warga juga sepakat tidak akan lagi membuang sampah, karena akan ada kaitannya dengan keselamatan warga,” ungkapnya.
Agung menegaskan bahwa kebersihan lingkungan juga berkaitan langsung dengan keselamatan warga dan keamanan objek vital.
Terkait kegiatan ini, Agung menjelaskan bahwa penanaman pohon di sekitar Rutan tetap memperhatikan aspek keamanan.
“Kami sepakat untuk area sini, jarak tertentu tidak ada penanaman pohon, tapi dibatasi jarak, baru dibuat pohon-pohon penyangga,” jelasnya.
Ia menambahkan, kondisi kontur tanah yang miring memungkinkan penanaman pohon dilakukan secara selektif, asalkan tetap mempertimbangkan faktor keamanan.
“Ini kan konturnya miring, sehingga boleh ditambah pohon, tapi tetap memperhatikan aspek keamanan,” pungkasnya. (m38)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/kerja-bakti-Rutan-Depok.jpg)