Rabu, 27 Mei 2026

Libur Natal dan Tahun Baru

Rawan Longsor, Polres Bogor Imbau Wisawatan Waspada Saat Wisata ke Puncak

Bakal Libur ke Puncak? Polres Bogor Ungkap Semua Jalur ke Kawasan Wisata Ini Rawan Longsor

Tayang:
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Hironimus Rama
TribunnewsDepok.com/Hironimus Rama
WISATA PUNCAK - Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto (tengah) saat konferensi pers usai Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2025 di Cibinong, Jumat (19/12/2025) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR - Liburan akhir tahun telah tiba. Bagi anda yang berencana berwisata ke kawasan Puncak, Bogor, dalam waktu dekat perlu dipertimbangkan kembali.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto secara tegas menyatakan bahwa hampir semua jalur menuju kawasan tersebut berstatus rawan akibat cuaca ekstrem.

"Rata-rata jalur menuju kawasan Puncak rawan semua. Baik Jalur Puncak 1 maupun Puncak 2, termasuk jalur alternatif seperti lewat Caringin dan Babakan Madang, semuanya berisiko," kata Wikha saat diwawancarai, Jumat (19/12/2025).

Baca juga: Liburan Nataru Seru di The Jungle Bogor: Ada Splash Venture, Bintang DAcademy dan Promo Spesial

Tingginya curah hujan disebut sebagai pemicu utama meningkatnya potensi bencana seperti longsor di jalur-jalur tersebut.

"Untuk mengantisipasi gangguan, Polres Bogor telah menempatkan satu unit loader di Pos Gadog agar penanganan darurat bisa dilakukan lebih cepat," ujarnya.

Strategi Unik: Libatkan Para Joki untuk Atasi Macet

Sementara untuk mengatasi kemacetan selama liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Bogor membeberkan sejumlah strategi pengamanan.

Salah satu yang paling unik adalah kebijakan melibatkan para 'joki' jalur alternatif atau penunjuk jalan liar yang biasanya justru berkontribusi pada kemacetan.

"Assessment saya, salah satu penyebab kemacetan adalah aktivitas joki. Mereka ambil kendaraan sebagai penunjuk jalan, tapi akhirnya bertemu di jalur yang sama dan bikin macet. Akhirnya, yang tadinya ancaman kita jadikan peluang," ujar Wikha.

Para joki ini kemudian direkrut, diberi seragam khusus, dan diberikan insentif dengan bantuan dari PHRI dan hotel setempat.

"Ada 60 joki yang kita rekrut. Mereka bertugas membantu mengatur arus kendaraan secara legal. Kebijakan ini diklaim tidak mendapat penolakan dan justru disambut baik, bahkan oleh Bupati Bogor," tutur Wikha.

Jika ada catatan mereka masih melakukan pelanggaran atau kembali jadi joki liar, lanjut dia, maka polisi akan ganti dengan joki lain.

"Joki di jalan juga tetap kami tertibkan semuanya," tambahnya.

Rumah dan Kendaraan Warga yang Mudik Akan Dijaga

Bagi warga yang akan mudik, Kapolres memberikan jaminan keamanan. Sesuai perintah Kapolri, rumah-rumah warga yang ditinggalkan akan dijaga oleh personel polsek yang tidak bertugas di pos pengamanan utama.

"Polsek juga disiapkan sebagai tempat penitipan kendaraan bagi warga yang mudik. Petugas akan patroli ke rumah-rumah untuk mencegah kejahatan, termasuk penipuan," tandas Wikha.

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved