Sabtu, 6 Juni 2026

LRT Jakarta

LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Terus Dikebut, Target Operasi Agustus 2026

LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026, 20 Masinis Disiapkan

Tayang:
Editor: Hironimus Rama
Warta Kota
LRT VELODROME-MANGGARAI -Direktur Utama PT LRT Jakarta Roberto Akyuwen saat konferensi pers di Stasiun LRT Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (26/11/2025).(Foto: Yolanda Putri Dewanti) 

‎Laporan  Yolanda Putri Dewanti

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA -- PT LRT Jakarta terus melakukan percepatan pembangunan moda transportasi LRT Jakarta Fase 1B.

LRT yang menyambungkan Velodrome ke Manggarai ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026.

"LRT rute Velodrome ke Manggarai diharapkan beroperasi bulan Agustus tahun depan," kata Direktur Utama PT LRT Jakarta Roberto Akyuwen saat konferensi pers di Stasiun LRT Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (26/11/2025).

Baca juga: Tingkatkan Kenyamanan Penumpang, LRT Jabodebek Uji Coba Penitipan Barang di Stasiun Halim

Untuk mengantisipasi beroperasinya LRT ini, sejak awal tahun ini pengelola sudah mulai melakukan rekrutmen masinis.

"Ada 20 masinis baru yang telah direkrut untuk persiapan operasional LRT Jakarta rute 1B Velodrome–Manggarai," ujarnya.

Menurutnya, para masinis yang akan mengoperasikan LRT rute Velodrome–Manggarai tidak bisa langsung bertugas layaknya sopir angkutan umum yang cukup memiliki SIM untuk mengemudi. 

"Untuk menjadi masinis utama, mereka wajib memenuhi ribuan jam pengalaman teknis sebagai syarat kompetensi," papar Roberto.

Sejak proses perekrutan, para masinis baru ditempatkan sebagai asisten masinis.

"Karena itu, sejak perekrutan, masinis-masinis baru sudah membantu mengoperasikan kereta sebagai asisten masinis untuk melansirkan kereta di depo dan sebagainya<" bebernya.

Para masinis ini, lanjut Roberto, belum boleh mengemudi penuh.

"Kami harapkan menjelang Agustus, jam teknis minimum tercapai sehingga mereka siap membawa kereta," jelas dia.

Roberto menjelaskan, 20 masinis baru tersebut akan melengkapi komposisi masinis LRT Jakarta yang sudah ada saat ini.

Selain itu, rekrutmen yang dilakukan lebih awal bertujuan untuk mempersiapkan kompetensi teknis dan pencapaian jam operasional minimum para masinis baru.

Roberto menilai dibutuhkan pencapaian jam operasional agar masinis baru bisa menjadi pengemudi utama.

"Seorang masinis tidak seperti sopir angkot atau bus yang setelah punya SIM bisa langsung mengemudi. Seorang masinis membutuhkan jam minimum sebelum bisa menjadi pengemudi utama. Ada ribuan jam teknis yang harus dilalui," tandasnya.(m27)

 

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved