Jumat, 1 Mei 2026

Anak Hilang

Bantah Tudingan Perselingkuhan, Ibunda Alvaro Sebut Alex Iskandar Cemburuan

Ibunda Alvaro Bantah Tudingan Perselingkuhan, Sebut Alex Iskandar Cemburuan

Tayang:
Penulis: Ramadhan LQ | Editor: Hironimus Rama
Warta Kota/Ramadhan LQ
PEMBUNUHAN ALVARO - Ibunda Alvaro Kiano Nugroho, Arum Indah, saat ditemui di rumah duka di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Selasa (25/11/2025) 

Laporan Ramadhan L Q 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PESANGGRAHAN - Ibunda Alvaro Kiano Nugroho (6), Arum Indah membantah tudingan perselingkuhan dari mantan suaminya, Alex Iskandar (49).

Kecemburuan ini menjadi salah satu alasan sang mantan suami menculik dan membunuh anaknya, Alvaro Kiano Nugroho (6).

"Kalau dia bikin statement saya selingkuh, enggak ngerti itu alibi dia dari mana. Jangankan dia bilang selingkuh, saya sama orang keluarga terdekat aja dia cemburu," ujar Arum, saat ditemui di rumah duka kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2025).

Baca juga: Ayah Tiri Bunuh Alvaro, Ibunda Mengaku Sudah Cerai karena Sering Alami KDRT

Dia menungkapkan Alex kerap menaruh rasa cemburu terhadap Arum yang dekat dengan siapapun.

"Dia cemburuan. Saya sama siapapun, dia cemburu. Rekan kerja atau apa pun, dia cemburu," katanya.

Ia menjelaskan, hubungan rumah tangganya dengan pelaku sudah lama bermasalah.

Meski mereka baru menikah pada Desember 2023,  rumah tangga mereka berakhir pada April 2024.

“Dia orangnya temperamen, tidak bisa menerima anak-anak. Itu sebabnya saya memutuskan pisah,” ungkapnya.

Arum juga mengungkap pernah mengalami kekerasan fisik oleh Alex.

 “Dulu iya, tapi saya enggak pernah mau bilang ke orang tua. Sebenarnya ada bukti foto, tapi handphone sudah ganti.”

Ia menyebut pelaku pernah mengancam akan menculik anaknya. 

“Kalau lu enggak mau balik lagi sama gue, gue bakal culik anak itu,” kata Arum mengulang ancaman yang ia terima pada pertengahan 2024.

Sementara itu, Arum mengaku sangat terpukul saat pertama kali mendengar kabar Alvaro hilang.

“Takut, histeris, kayak orang kesambar petir. Masih enggak nyangka,” tuturnya.

Saat kejadian, Arum sedang bekerja sebagai TKI di luar negeri. 

Ia baru dapat pulang pada April untuk ikut mencari anaknya.

“Nyari ke mana pun, pelaku ikut. Ada info apa pun, dia ikut,” katanya. (m31)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved