Senin, 8 Juni 2026

Kriminalitas Jakarta

Tukang Sampah Dijambret Dua Pemuda di Cilincing, Tas Isi Uang Rp 150 Ribu Dirampas

Saat kejadian, tas selempang milik Sabar yang sedang digunakan diambil paksa oleh dua pemuda yang berbonceng sepeda motor.

Tayang:
Editor: murtopo
THINKSTOCK
JAMBRET DI CILINCING -- Ilustrasi jambret. abar yang sehari-hari bekerja sebagai tukang sampah menjadi korban penjambretan di Jalan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (20/10/2025) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILINCING -- Sabar yang sehari-hari bekerja sebagai tukang sampah menjadi korban penjambretan di Jalan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (20/10/2025) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Akibat persitiwa tersebut Sabar kehilangan tasnya yang berisi uang sebesar Rp 150 ribu serta sejumlah barang berharga miliknya.

Seperti dilansir Kompas.com, saudara korban bernama Hari Septiayawan mengungkapkan bahwa peristiwa bermula ketika Sabar sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya di daerah Lagoa sekitar jam 02.00 WIB dini hari. 

Sabar emilih mewat jalan baru menuju ke arah Jembatan Pancong, saat melintas kios Bakso Ojo Lali datanglah dua orang mengendarai sepeda motor menghampirinya.

Saat kejadian, tas selempang milik Sabar yang sedang digunakan diambil paksa oleh dua pemuda yang berbonceng sepeda motor.

Baca juga: Kakek Pedagang Tape Keliling Jadi Korban Jambret di Jakart Timur, Handphone Melayang

Dua pemuda itu terus menarik paksa tas selempang berisikan uang Rp 150.000 dan barang berharga milik Sabar lainnya.

Hal itu pula yang membuat korban ikut terseret sepeda motor pelaku hingga sejauh dua meter.

"Si korban ini keseret beberapa meter dari tempat kejadian," kata Hari.

Meski sudah terjatuh, Sabar tak berhasil menyelamatkan tasnya itu.

Baca juga: Aksi Heroik, Satpam Bergulat dengan Pelaku Jambret Uang Ratusan Juta di Bojongsari Depok 

Akibat kejadian ini Sabar mengalami luka-luka di tangan kanan dan kirinya akibat terseret motor.

"Saya belum mengecek CCTV di tempat sekitar kejadian perkara, dan korban juga belum melaporkan ke pihak yang berwajib," ucap Hari.

Namun, rencananya Sabar akan melaporkan peristiwa tersebut ke polisi agar pelaku bisa mendapat hukuman setimpal.

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved