Rabu, 29 April 2026

Viral Lokal

Viral Pedagang Jamu Keliling di Kelapa Dua Depok Diduga Kerap Getok Harga, Manfaatkan Iba Pembeli

Viral Pedagang Jamu Keliling di Kelapa Dua Depok Diduga Kerap Getok Harga, Manfaatkan Iba Pembeli

Tayang:
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Hironimus Rama
TribunnewsDepok.com/M. Rifqi Ibnumasy
GETOK HARGA - Pedagang jamu keliling di Depok, Jawa Barat diduga kerap getok harga. (Dok: Istimewa)  

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIMANGGIS - Sosial media (sosmed) dihebohkan dengan aksi pedagang jamu keliling yang diduga kerap getok harga di wilayah Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Jika biasanya segelas jamu tradisional dibanderol Rp5 ribu di wilayah Depok, ia menjualnya dengan harga Rp20 ribu hingga Rp100 ribu.

Modusnya, pelaku menjajakan dagangannya malam hari di sekitaran Jalan Akses UI dan RTM Kelapa Dua untuk membuat orang merasa iba.

Baca juga: TPA Cipayung Tak Bisa Lagi Tampung Sampah, Pemkot Depok Segera Bangun Pabrik RDF

Saat ada pembeli, pelaku langsung memberikan harga tinggi meski pembeli protes.

Seorang pembeli, Lia (25) mengaku menjadi korban getok harga saat berada di Jalan Akses UI.

“Jadi saya lagi beli makanan di Akses UI, itu orang datang agak maksa buat beli jamu,” kata Lia, Rabu (14/1/2026).

Lia awalnya menolak untuk membeli jamu tersebut, namun pelaku membujuknya dan mengaku hendak membayar kontrakan yang sudah jatuh tempo.

Karena iba, Lia membeli segelas jamu kunyit yang dibungkus dalam plastik kecil untuk dibawa pulang.

“Dia itu lama di situ, ngerayu-ngerayu terus, mau bayar kontrakan,” ungkapnya.

Saat hendak membayar menggunakan uang pecahan Rp50 ribu, pelaku hanya memberi kembalian Rp20 ribu tanpa memberitahu harganya.

Di akun Instagram @depokterkini, ternyata banyak warga yang menjadi korban getok harga penjual jamu tersebut.

Bahkan, pelaku juga kerap meminta uang atau makanan hingga membuat warga sekitar resah. 

“Tangkap saja itu kebiasaan, ngambil nasi di tempat kerja gue enggak bilang, kalau bilang juga gua kasih,” tulis akun @supervincent12.

Melihat banyaknya korban getok harga, Lia berharap pihak berwenang melakukan pembinaan atau menangkapnya. (m38)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved