Senin, 8 Juni 2026

Depok Har Ini

Diusulkan Jadi Olahraga Tradisional, Ini Makna Tradisi Ngubek Empang Khas Masyarakat Depok

Diusulkan Jadi Olahraga Tradisional, Ini Makna Tradisi Ngubek Empang Khas Masyarakat Depok

Tayang:
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Hironimus Rama
TribunnewsDepok.com/M. Rifqi Ibnumasy
Caption TRADISI DEPOK - Keseruan tradisi ngubek empang di Rumah Budaya Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat. (TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy) 

Laporan Wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Bagi masyarakat Depok, Jawa Barat ngubek empang sudah menjadi tradisi turun temurun yang dilakukan jelang Hari Raya Idulfitri.

Kini, tradisi tersebut diusulkan menjadi olahraga tradisional untuk membuatnya tetap lestari dan dapat disaksikan oleh generasi mendatang.

Pengurus Pelestari Olahraga Tradisional Indonesia (Portina) Depok dan Kumpulan Orang-orang Depok (KOOD) jadi promotor utama dalam kegiatan ini.

Baca juga: Ribuan Warga Ikut Ngubek Empang di Depok, Ketua KOOD Ahmad Dahlan: Ini Upaya Menjaga Tradisi

Dalam demo tradisi ngubek empang, empat orang perwakilan tiap kecamatan turun ke empang untuk menangkap ikan.

Pemenang dipilih dari banyaknya ikan yang berhasil ditangkap dengan peraturan tidak boleh menggunakan alat.

Ketua KOOD Baba Dahlan menjelaskan, tradisi ini sudah ada pada masyarakat Depok sejak masa kolonial Belanda.

Dalam tradisi ngubek empang, tersimpan banyak pelajaran tentang gotong royong dan kerja keras.

“Kita mau makan enak itu, harus berusaha dulu, berusaha dulu, dan nikmatnya juga beda dari beli,” kata Baba Dahlan di lokasi.

Masyarakat Depok zaman dahulu, membudidayakan ikan bersama-sama di sebuah empang dan akan dipanen mendekati lebaran.

“Dari Depok dulu, mudah-mudahan ngubek empang jadi olahraga nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Portina Depok Irfan Januar menjelaskan, pihaknya sangat mendukung tradisi ngubek empang jadi olahraga tradisional.

“Kita sangat mendukung, semoga segera terwujud,” kata Irfan.

Portina akan mewadahi usulan KOOD agar tradisi tersebut resmi menjadi bagian dari olahraga tradisional.

Untuk menjadi olahraga resmi tradisional, perlu dibuat aturan resmi, baik lebar kolam hingga aturannya. (m38)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved