Rabu, 8 April 2026

Korea Masters

Pramudya/ Yeremia dan Leo/Daniel Tersisih di Babak 32 Besar Korea Masters 2022

Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin harus mengakui keunggulan lawan-lawannya.

Editor: Umar Widodo
Humas PBSI
Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan kalah secara menyakitkan dari Tan Kian Meng/Tan Wee Kiong dengan skor dramatis tiga gim 11-21, 21-16, 20-22. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Dua pasangan ganda putra Indonesia langsung tersisih di babak 32 besar turnamen bulu tangkis Korea Masters 2022.

Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin harus mengakui keunggulan lawan-lawannya.

Dalam laga yang digelar di Gwangju Yeonju Stadium, Rabu (13/4/2022), Pramudya/Yeremia dikandaskan wakil Malaysia, Tan Kian Meng/Tan Wee Kiong dengan skor dramatis tiga gim 11-21, 21-16, 20-22.

Sementara Leo/Daniel dihentikan pasangan China, Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi dengan tak kalah dramatis, 21-13, 19-21, 20-22.

Aryono Miranat, pelatih yang mendampingi di Korea menyampaikan penyebabnya.

"Untuk Leo/Daniel hari ini bermain kurang tenang dan kurang kontrol pada saat poin-poin akhir. Pengembalian bola selalu ingin keras baik smash atau drivenya, jadi malah terserang balik," ucap Aryono.

Aryono Miranat 1
Pelatih ganda putra Aryono Miranat menilai kekalahan dua pasangan ganda putra di turnamen Korea Masters 2022 karena tidak fokus

"Bagi Pramudya/Yeremia kurang lebih sama. Di poin-poin akhir pengembalian bolanya kurang bagus akurasinya, jadi lawan lebih mudah mematikan," sambungnya.

Lebih lanjut Aryono mengatakan bahwa penyebab kekalahan dua pasangan anak asuhnya hampir sama. Yaitu kurang bisa memanfaatkan kesempatan.

"Dua-duanya hampir sama, pada saat ada kesempatan untuk mendapat poin malah kurang kontrol, kurang tenang. Jadi malah akurasi pengembaliannya tidak bagus. Posisi kita jadi kurang baik, jadi waktu diserang balik mudah dimatikan," ujar Aryono.

Baca juga: Rionny Mainaky Kabid Binpres PP PBSI Targetkan 3 Medali Emas di SEA Games Vietnam

Baca juga: Flandy Limpele Balik ke Indonesia dan Gabung di Pelatnas PBSI Cipayung Tangani Ganda Campuran

Aryono juga memastikan bahwa kekalahan ini bukan karena jenuh yang melanda tapi murni karena banyak kesalahan sendiri.

"Tidak bisa dikatakan jenuh, justru ini bagus buat mereka bermain dengan lawan yang bervariasi jadi bisa menambah jam terbang," terang Aryono.

"Permainan sudah cukup baik, hanya saja harus dibenahi ketenangannya, kontrolnya, unforced errornya. Di samping ada beberapa kekurangan dari segi teknik," pungkasnya.

Dengan hasil ini, tinggal tersisa dua wakil Indonesia di babak 16 besar. Yaitu, Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana (ganda putra) dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari (ganda campuran).

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved