Kecelakaan Lalu Lintas

Seekor Sapi yang Kabur ke Area Bandara Soekarno-Hatta Dipotong di Sebuah Parit

Kasatlantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Bambang Askar Shodiq mengatakan, sapi tersebut dipotong demi memastikan keamanan di sekitar bandar

Editor: Umar Widodo
Warta Kota/Gilbert Sem Sandro
Petugas keamanan Bandara Soekarno Hatta memutuskan menyembelih seekor sapi di dalam parit karena sulit di evakuasi dari area bandara. Keputusan itu diambil dengan persetujuan pemilik guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. 

Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, Gilbert Sem Sandro

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK - Seekor sapi yang terlepas akibat truk pengangkut yang membawanya mengalami kecelakaan lalu lintas di wilayah gerbang Tol Cengkareng 2 akhirnya dipotong oleh aparat kepolisian.

Pasalnya, dari beberapa ekor sapi yang terlepas, dua ekor diantaranya kabur berlari ke area Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Kasatlantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan, sapi tersebut dipotong demi memastikan keselamatan pengendara ataupun pengguna jasa Bandara Soekarno-Hatta yang melintas.

"Agar tidak menjadi pusat perhatian masyarakat yang dapat menyebabkan kemacetan dilakukan pemotongan terhadap salah seekor sapi yang kabur," ujar Kompol Bambang Askar Shodiq, Jumat (17/3/2023).

Kompol Bambang Askar Sodiq
Kompol Bambang Askar Sodiq, Kasatlantas Bandara Soekarno Hatta

"Anggota kami tergelar untuk mencegah agar tidak ada masyarakat yang menonton pada saat proses evakuasi dilakukan," sambungnya.

Kemudian Bambang menerangkan, satu dari dua sapi yang kabur tersebut telah berhasil dilakukan penangkapan. Sementara seekor sapi lainnya belum berhasil ditangkap.

Hingga akhirnya, seekor sapi yang masih berkeluaran tersebut dijebak di satu area, hingga ke sebuah parit dan kemudian dilakukan pemotongan di lokasi. 

"Agar tidak terjadi permasalahan baru, seekor sapi lainnya dilakukan pemotongan di tempat atau di lokasi yaitu di sebuah parit," kata dia.

Menurutnya, pemotongan sapi tersebut dilakukan lantaran sulit untuk dilakukan evakuasi dari sebuah parit.

Sehingga atas persetujuan sang pemilik, sapi tersebut pun dilakukan pemotongan, guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Mengingat proses evakuasi dari parit sangat sulit, kami berkoordinasi untuk melakukan pemotongan sapi di lokasi parit atas kesepakatan dengan pemilik sapi," terangnya.

Bambang menuturkan, kejadian dua ekor sapi yang berlari masuk ke kawasan Bandara Soekarno-Hatta, bermula saat kendaraan pengangkut sapi yang kecelakaan di tol Cengkareng.

"Out of control truk pengangkut sapi tersebut, kejadiannya bukan di wilayah Bandara Soekarno-Hatta, tapi di wilayah tol Cengkareng. Hanya saja ada dua ekor sapi yang masuk ke wilayah Bandara Soekarno-Hatta, setelah lepas itu," tuturnya.

Pasca terjadinya kecelakaan, sapi-sapi yang diangkut truk tersebut berlarian dan dua ekor diantaranya terlepas hingga memasuki kawasan Bandara Soekarno-Hatta.

"(Dua ekor) sapi itu memasuki kawasan bandara sekitar pukul 20.10 WIB dan langsung kami lakukan upaya agar tidak terjadi kecelakaan terhadap pengendara lain," terang Kompol Bambang Askar Shodiq. (m28)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved