Selasa, 9 Juni 2026

Berita Jakarta

Beredar Isu Tidak Senang Terhadap Jabatan Kabaharkam, Ini Klarifikasi Irjen Karyoto

Isu yang berkembang menyebutkan, Karyoto marah karena tidak dipilih sebagai Kepala Bareskrim (Kabareskrim) Polri.

Tayang:
Penulis: Ramadhan LQ | Editor: murtopo
TribunnewsDepok.com/M. Rifqi Ibnumasy
KLARIFIKASI IRJEN KARYOTO -- Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Karyoto saat menghadiri acara bedah rumah di Cipayung, Kota Depok, Selasa (25/6/2024). Irjen Karyoto membantah keras isu yang beredar di media sosial mengenai ketidaksenangannya terhadap promosi yang diberikan kepadanya sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri.  

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SEMANGGI - Irjen Karyoto membantah keras isu yang beredar di media sosial mengenai ketidaksenangannya terhadap promosi yang diberikan kepadanya sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri. 

Isu yang berkembang menyebutkan, Karyoto marah karena tidak dipilih sebagai Kepala Bareskrim (Kabareskrim) Polri.

Karyoto menegaskan, informasi tersebut tidak benar dan merupakan hoaks. 

Dirinya yang kini masih menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya pun menegaskan, hubungannya dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tetap baik.

Baca juga: Kapolri Tunjuk Tiga Polwan Tempati Jabatan Strategis, AKBP Dewiana Jabat Kapolres Sragen

"Tidak ada, sama sekali tidak ada. Hubungan saya sama Pak Kapolri sangat bagus. Beliau sangat sayang ke saya, dan saya sangat hormat ke beliau. Kalau ada apa-apa, saya pasti ngomong ke beliau," ujar Karyoto, Jumat (8/8/2025).

Ia juga mengungkapkan, isu tersebut beredar melalui akun anonim di media sosial, yang ia duga sengaja menyebarkan kabar bohong untuk memperburuk citra hubungan baik antara dirinya dengan Kapolri.

Baca juga: Komjen Dedi Prasetyo Ditunjuk menjadi Wakapolri Gantikan Komjen Ahmad Dofiri

"Itu akun anonim yang memang sengaja diembuskan untuk memperlihatkan seolah-olah ada ketegangan antara saya dan Pak Kapolri. Padahal, kami sangat saling menghormati. Saya menerima jabatan ini dengan rasa syukur dan mengucapkan terima kasih," tegasnya.

Menurut Karyoto, kabar yang beredar adalah murni rekayasa dan tidak berdasar.

"Itu benar-benar hoaks. Saya yakin ini sengaja disebarkan untuk menimbulkan kebingungan dan memecah belah hubungan kami," tambahnya. (M31)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved