Senin, 8 Juni 2026

Depok Hari Ini

Pemkot Depok Gelontorkan Rp3,8 Miliar untuk Pelebaran Jalan Raya Cipayung, Begini Kondisinya

Pelebaran jalan yang menghubungkan Kecamatan Pancoran Mas dan Kecamatan Cipayung tersebut dilakukan di sejumlah titik.

Tayang:
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: murtopo
TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy
PELEBARAN JALAN DEPOK - DPUPR Kota Depok melakukan pelebaran Jalan Raya Cipayung. (TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy) 

Laporan wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIPAYUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melakukan pelebaran Jalan Raya Jembatan Serong atau yang lebih dikenal dengan nama Jalan Raya Cipayung

Pelebaran jalan yang menghubungkan Kecamatan Pancoran Mas dan Kecamatan Cipayung tersebut dilakukan di sejumlah titik. 

Selain melakukan pelebaran, Pemkot Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Depok juga membangun turap menggunakan tiang pancang di pinggiran sungai Kali Baru.

Kepala DPUPR Kota Depok, Citra Indah Yulianti menjelaskan, ada beberapa segmen proyek pelebaran Jalan Raya Cipayung.

Baca juga: Presiden Prabowo Restui Pelebaran Jalan Raya Sawangan Depok

Saat ini, DPUPR Kota Depok tengah melakukan pembangunan turap segmen 2 dengan panjang 45 meter dan tinggi  mencapai 10 meter.

“Nah, yang segmen satunya di ujung sana itu sudah segmen 3, panjangnya 63 meter dan tingginya 13 meter,” kata Citra, Minggu (27/7/2025).

“Nah, itu sudah selesai, tinggal dilaksanakan cor,” sambungnya. 

Setelah pembangunan turap menggunakan tiang pancang selesai, nantinya Jalan Raya Cipayung akan diperlebar. 

“Kemudian memang ini jalannya nanti kita perlebar, yang tadi existing hanya ROW 34 meter, itu kita bisa lebar jadi 2-7 meteran, atau 6- 7 meter,” ujarnya. 

Baca juga: Target Pelebaran Jalan Raya Sawangan Depok Dikebut Awal Tahun 2026, Dilakukan Bertahap

Berdasarkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK), pelebaran Jalan Raya Cipayung akan selesai pada 4 September 2025 mendatang. 

Untuk pelebaran jalan tersebut, Pemkot Depok menganggarkarkan dana hingga Rp3,8 miliar. 

“Ini untuk mengurai kemacetan juga karena kan dulu hanya dilalui angkot kendaraan kecil, sekarang nih yang lewat sini sudah kendaraan tonase klasifikasi kelas jalan yang sudah besar,” pungkasnya. (m38)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved