Kabupaten Bogor
Koperasi Desa Merah Putih di Desa Hambalang Bogor Sudah Beroperasi, Ini 7 Gerai yang Dimilikinya
Dia menjelaskan beberapa BUMN turut berpartisipasi mengisi gerai di Koperasi Desa Merah Putih Hambalang.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Laporan wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CITEUREUP - Sepekan sebelum 80.000 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Hambalang sudah resmi melakukan kegiatan penjualan dan pelayanan kepada anggota sejak 16 Juli 2025.
Hal itu diungkapkan Ketua Koperasi Desa Merah Putih Hambalang, Cecep Muftahudin kepada TribunnewsDepok.com di sela-sela acara peresmian Koperasi Merah Putih Desa Hambalang di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (21/7/2025).
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Hambalang diklaim sebagai salah satu koperasi desa percontohan dalam program nasional yang digagas pemerintah untuk mendorong kemandirian ekonomi desa.
"Ada 7 gerai aktif yang hadir di KDMP Hambalang yaitu gerai Sembako, Klinik,Toko Obat Mujarab, Pupuk, Gas Elpiji Bersubsidi, Pembayaran Digital dan Simpan Pinjam," kata Cecep di Citeureup, Senin (21/7/2025).
Baca juga: BREAKING NEWS, Dedi Mulyadi Hadiri Peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di Hambalang Bogor
Dia menjelaskan beberapa BUMN turut berpartisipasi mengisi gerai di KDMP Hambalang, antara lain PT Pertamina, Perum Bulog, BRI, PT Pupuk Indonesia, PT Pos Indonesia, ID FOOD, dan Kimia Farma.
"Ini sebagai bentuk sinergi antara koperasi dan sektor strategis," papar Cecep.
KDMP Hambalang memiliki 308 anggota yang mendaftar saat dibuka pertama kali pada pekan lalu.
Sumber permodalan berasal dari simpanan pokok dan wajib anggota serta kerja sama komersial dengan BUMN.
Baca juga: Presiden Luncurkan Kopdeskel Merah Putih, Mendagri Tito Pastikan Dukungan Pemerintah Daerah
"Seluruh aktivitas operasional KDMP Hambalang menggunakan aset milik desa, berupa bangunan dan lahan fasilitas desa yang telah dioptimalkan sebagai lokasi gerai," paparnya.
Menurutnya, penggunaan aset desa tersebut telah dan akan terua dijalankan sesuai dengan ketentuan hukum dan regulasi pengelolaan aset desa yang berlaku.
"Kehadiran koperasi ini disambut antusias oleh warga karena mampu menghadirkan layanan ekonomi langsung ke tengah-tengah masyarakat," ungkap Cecep.
Dia menambahkan masyarakat senang dengan adanya program ini karena ekonomi warga bisa terangkat dan layanan kebutuhan dasar di desa terpenuhi," tutur Cecep.
Baca juga: Dedi Mulyadi Klaim Ada 5.957 Koperasi Desa Merah Putih di Jawa Barat
KDMP Desa Hambalang ini mempunya komoditas unggulan seperti singkong yabg berasal dari potensi desa.
"Harapannya bisa kita olah sendiri, bahkan kalau bisa sampai ekspor,” jelasnya.
Pelayanan yang diberikan koperasi cukup beragam, mulai dari layanan sembako, billing pembayaran, distribusi gas dari Pertamina, hingga layanan pos. Harga produk yang ditawarkan pun relatif lebih murah dibanding harga pasar.
“Alhamdulillah, dari sisi pelayanan, masyarakat merasa terbantu. Layanan gas juga tersedia dan harganya lebih rendah dari pasar. Ini sangat membantu warga,” imbuh Cecep.
Dari sisi keanggotaan, KDMP Hambalang mencatat peningkatan signifikan.
"Anggota koperasi yang sebelumnya berjumlah 308 orang, kini telah bertambah menjadi hampir 500 anggota," tansas Cecep.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan peluncuran KDMP bukan hanya momentum administrasi, tetapi juga langkah strategis untuk menggerakkan potensi perekonomian lokal melalui prinsip koperasi yaitu dari, oleh dan untuk masyarakat desa.
"KDMP adalah model nyata sinergi antara negara, desa dan rakyat," kata Prabowo saat peluncuran KDMP di Klaten, Senin (21/7/2025).
Dia menjelaskan KDMP ini bukan hanya koperasi biasa tetapi pusat ekonomi rakyat yang berdiri di atas semangat gotong royong, digitalisasi dan kemandirian desa.
"Gerakan ini adalah bukti nyata bahwa kebangkitan ekonomi Indonesia dimulai dari desa," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Kepala-Desa-Hambalang-Wawang-Sudarwan-memperlihatkan-Koperasi-Desa-Merah-Putih.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.