Senin, 4 Mei 2026

Pendidikan

Breaking News: Imbas Kebijakan Rombel KDM, SMA Muhammadiyah 1 Depok Hanya Terima 4 Murid Baru

Pantauan TribunnewsDepok.com di lokasi, ruang kelas X SMA Muhammadiyah 1 Depok hanya diisi oleh empat murid, semuanya berjenis kelamin perempuan. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: murtopo
TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy
DAMPAK ROMBEL 50 SISWA - SMA Muhammadiyah 1 Depok hanya menerima empat murid baru di tahun ajaran 2025-2026. (TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy) 

Laporan wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - SMA Muhammadiyah 1 Depok hanya menerima empat murid baru di tahun ajaran baru 2025-2026.

Kondisi tersebut diduga terdampak kebijakan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi (KDM) soal rombongan belajar (rombel) 50 siswa di SMA Negeri.

Pantauan TribunnewsDepok.com di lokasi, ruang kelas X SMA Muhammadiyah 1 Depok hanya diisi oleh empat murid, semuanya berjenis kelamin perempuan. 

Ruang kelas pun terlihat kosong, keempat murid tersebut hanya mengisi bangku paling depan. 

Sementara, bangku dan kursi di sisi samping dan belakang dibiarkan kosong, tak berpenghuni.

Baca juga: BREAKING NEWS, Ratusan Pelajar Ikuti Ujian SPMB Jalur Prestasi di SMAN 1 Depok, Perebutkan 108 Kursi

Mewakili SMA Muhammadiyah 1 Depok, Fikria Irsyad menjelaskan, Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya. 

Namun hingga kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai pada Senin (14/7/2025), hanya ada lima murid yang mendaftar.

“Cuma yang datang sampai sekarang itu cuma empat, satunya lagi tuh belum konfirmasi,” kata Fikria di lokasi, Selasa (22/7/2025).

Tahun-tahun sebelumnya, SMA Muhammadiyah 1 Depok bisa menerima di atas 20 murid baru. 

Baca juga: SMP Tarbiyah Islamiyah Depok Sediakan 75 Kuota Murid Baru untuk Rintisan Sekolah Swasta Gratis

Fikria menduga, merosotnya jumlah murid baru di SMA Muhammadiyah 1 Depok imbas kebijakan rombongan belajar (rombel) 50 siswa di SMA Negeri. 

Kebijakan KDM tersebut dinilai menjadi salah satu faktor murid di SMA swasta turun.

“Cuma untuk, mungkin ya, dari regulasi penerimaan di SPMB sekolah negerinya, mungkin kan dimundurin lagi tuh. Terus juga rombelnya jadi ditambahkan menjadi setahu saya 50,” ujarnya. (m38)

Baca juga: Disdik Depok Tegaskan Rintisan Sekolah Swasta Gratis Tidak Boleh Pungut Biaya Apa Pun ke Wali Murid

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved