Minggu, 7 Juni 2026

Berita Karawang

Puluhan Warga di Karawang Digigit Ular, Dua di Antaranya Tewas

Dinas Kesehatan (Dinkes) Karawang mencatat ada puluhan warga terkena gigitan ular hingga awal pertengahan Juli 2025 dan dua diantaranya tewas.

Tayang:
Editor: murtopo
Bobo/TribunJabar
ULAR BERBISA -- Ular berbisa masih menjadi ancaman serius bagi sejumlah warga di Karawang, Jawa Barat. Dinkes Karawang mencatt puluhan warga Karawang dipatuk ular hingga JUli 2025, dua diantaranya emninggal dunia. 

Laporan Wartawan Tribun Bekasi, Muhammad Azzam

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, KARAWANG -- Ular berbisa masih menjadi ancaman serius bagi sejumlah warga di Karawang, Jawa Barat.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Karawang mencatat ada puluhan warga terkena gigitan ular hingga awal pertengahan Juli 2025 dan dua diantaranya tewas.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, dr Yayuk Sri Rahayu mengatakan hingga awal pertengahan Juli 2025 terjadi 66 kasus gigitan ular, dengan dua kasus berujung kematian.

Sebagian besar kasus terjadi di wilayah rawan seperti Kecamatan Loji, Pangkalan, dan Tegalwaru yang berdekatan dengan kawasan perbukitan dan hutan.

“Ular berbisa memiliki dua efek utama, yaitu hematotoksik yang memengaruhi pembekuan darah, dan neurotoksik yang menyerang sistem saraf. Jika tidak ditangani dengan cepat, bisa menyebabkan kondisi kritis hingga kematian,” katanya di Karawang Barat pada Selasa (15/7/2025).

Baca juga: Tiga Kali Menampakkan Diri, Ular Sanca Sepanjang 2 Meter Akhirnya Ditangkap Warga Cilangkap Depok

Yayuk menegaskan, penanganan awal yang tepat sangat menentukan keselamatan korban. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan tindakan yang salah, seperti mengikat erat bagian tubuh yang tergigit.

Tindakan yang disarankan adalah melakukan fiksasi atau imobilisasi dengan penyangga (spalk), lalu segera membawa korban ke puskesmas atau rumah sakit.

“Kalau cepat dibawa dan ditangani sesuai prosedur, banyak yang bisa diselamatkan. Dari 66 kasus, hanya dua yang meninggal. Sisanya ditangani dengan baik, bahkan ada yang sempat tidak sadar hingga delapan jam, tapi berhasil pulih,” tambahnya.

Baca juga: Lindungi Anak-anak, Warga Tapos Depok Tangkap Ular Sanca 2 Meter Cuma Pakai Seser Ikan

Ia memaparkan, kasus meninggal dunia dilaporkan menimpa warga lanjut usia dengan kondisi tubuh yang sudah lemah. Saat ini, tenaga medis di Karawang terus mengingatkan warga untuk lebih waspada, terutama saat beraktivitas di area kebun, sawah, atau hutan.

Terakhir Yayuk mengatakan, pemeriksaan awal seperti tes darah di puskesmas bisa membantu mengidentifikasi racun ular, dan jika diperlukan pasien akan dirujuk ke rumah sakit untuk pemberian serum antivenom serta perawatan lanjutan.

"Artinya jangan dibiarkan gitu saja ketika digigit ular, tapi segera tangani dan periksa ke Puskesmas ataupun dokter," katanya. (MAZ)

Sumber: Tribun bekasi
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved