Kriminalitas Depok

Polisi Selidiki Kasus Pengeroyokan yang Diduga Dilakukan Oknum TNI Terhadap 3 Warga di Depok

Peristiwa pengeroyokan tersebut dipicu cekcok karena pelaku tak terima saat ditegur parkir sembarangan.

|
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: murtopo
TribunnewsDepok.com/istimewa
PENGEROYOKAN DI DEPOK -- Ilustrasi pengeroyokan. Tiga warga masing-masing dua juru parkir (jukir) dan satu sekuriti menjadi korban pengeroyokan diduga oleh oknum TNI di sebuah supermarket wilayah Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat pada Sabtu (31/5/2025). 

Laporan wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Tiga warga masing-masing dua juru parkir (jukir) dan satu sekuriti menjadi korban pengeroyokan diduga oleh oknum TNI di sebuah supermarket wilayah Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat pada Sabtu (31/5/2025).

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi menjelaskan, saat ini, pihak kepolisian dari Polres Metro Depok tengah melakukan penyidikan kasus tersebut.

Pihak kepolisian juga belum dapat memastikan terkait dugaan oknum TNI yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Iya dalam penyelidikan, untuk itu kami belum bisa pastikan, apakah memang teman-temannya itu anggota ataupun bukan,” kata Made.

Dari beberapa saksi yang dimintai keterangan, mereka menyebut ada beberapa pelaku mengenakan seragam TNI menunggu di luar saat aksi pengeroyokan dilakukan.

Baca juga: Tiga Warga Dikeroyok di Parkiran Hypermart Tole Iskandar Cilodong, Pelaku Diduga Anggota TNI

“Ya memang ada beberapa saksi, yang mengatakan bahwa ada yang berpakaian seragam (TNI), yang menunggu di luar,” ujarnya.

“Namun hal itu masih kami telusuri, masih kami selidiki, apakah memang benar pelaku-pelaku tersebut adalah memang anggota atau pun masyarakat biasa,” sambungnya.

Terkait kasus tersebut, Polres Metro Depok juga telah berkoordinasi dengan Kodim 0508 Depok. Menurut Made, pihak Kodim 0508 Depok juga menelusuri kasus tersebut.

“Namun, untuk penyelidikannya tetap akan dilimpahkan ke kepolisian,” ujarnya.

Lebih lanjut AKP Made Budi mengungkapkan kronologi persitiwa pengeroyokan tersebut.

Peristiwa pengeroyokan tersebut dipicu cekcok karena pelaku tak terima saat ditegur parkir sembarangan.

Baca juga: Polisi Amankan Tiga Remaja Besenjata Tajam Saat Aksi Tawuran di Bojongsari Depok

“Jadi kejadian bermula ketika para terlapor atau pelaku datang ke supermarket, hendak memarkirkan kendaraannya,” ungkapnya.

Namun, sekuriti dan jukir mencegahnya karena tidak memarkirkan kendaraannya di tempat seharusnya.

“Karena (pelaku) tidak terima, kemudian terlapor cekcok mulut dengan para tukang parkir dan security, sehingga terlapor tersulut emosinya,” kata Made, Senin (2/6/2025).

Kemudian, pelaku memanggil rekan-rekannya yang berjumlah sekitar 10 orang untuk mengeroyok korban.

“30 menit kemudian, terlapor bersama teman-temannya menganiaya korban,” ungkapnya.

Korban sendiri mengalami luka pada bagian kepala, wajah, dan mata akibat hantaman batu dan helm. (m38)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved