Kriminalitas Depok

Tiga Warga Dikeroyok di Parkiran Hypermart Tole Iskandar Cilodong, Pelaku Diduga Anggota TNI

Insiden bermula saat seorang pengendara motor hendak memarkir kendaraannya di area yang dikhususkan untuk mobil. 

|
Editor: murtopo
istimewa
PENGEROYOKAN -- Ilustrasi pengeroyokan. Lantaran menegur seseorang yang parkir sembarangan di area parkir Hypermart Tole Iskandar, Cilodong, Depok, tiga warga malah menjadi korban pengeroyokan. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG — Lantaran menegur seseorang yang parkir sembarangan di area parkir Hypermart Tole Iskandar, Cilodong, Depok, tiga warga malah menjadi korban pengeroyokan.

Pria yang mereka tegur malah marah dan memukul mereka.

Persitiwa tersebut terjadi pada Sabtu (31/5/2025) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kuasa hukum para korban, Army Mulyanto menjelaskan, insiden bermula saat seorang pengendara motor hendak memarkir kendaraannya di area yang dikhususkan untuk mobil. 

Salah satu korban menegur dengan sopan agar pengendara tidak parkir sembarangan. 

Baca juga: BREAKING NEWS, Wali Kota Depok Supian Suri Kirim 90 Pelajar ke Barak Militer di Kostrad Cilodong

Namun, teguran tersebut tidak diterima dengan baik hingga berujung adu mulut.

Pelaku bahkan mengancam akan kembali dengan membawa “satu kompi” orang.

“Korban hanya menegur karena pelaku parkir sembarangan. Tapi yang terjadi malah kekerasan. Pelaku merasa tersinggung, lalu memukul,” kata Army Seperti dilansir dari Kompas.com.

Tak lama kemudian, sekitar sepuluh orang datang, beberapa mengenakan atribut tentara, dan langsung menyerang para korban secara brutal.

"Korban dipukuli secara membabi buta. Ada yang berseragam loreng. Mereka datang, melakukan kekerasan di depan umum, lalu kabur ke arah kompleks KOSTRAD," ungkap Army.

Baca juga: Supian Suri Berharap Pelajar yang Dikirim ke Barak Militer Kostrad Cilodong Bisa Jadi Agen Perubahan

Akibat kejadian ini, Sandi Lesmana mengalami luka sobek pada bibir.

Januar Dwi Putra mengalami luka berdarah pada hidung, lebam di mata kiri, serta lecet di bagian rusuk kanan dan kiri.

Sementara itu, Margo Ade Mulyanto mengalami lebam parah di mata kanan hingga sempat tak bisa melihat, serta luka lecet pada lutut.

Peristiwa tersebut telah dilaporkan ke Polres Metro Depok dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/1074/V/2025/SPKT/POLRES METRO DEPOK/POLDA METRO JAYA tertanggal 31 Mei 2025.

Army menegaskan, tindakan ini bukan insiden biasa, melainkan kekerasan serius yang tak bisa ditoleransi.

“Kami minta penegak hukum tidak tinggal diam. Ini tindakan brutal oleh aparat yang seharusnya melindungi masyarakat, bukan pelaku kekerasan. Ini premanisme berseragam,” tegasnya.

Baca juga: Suka Manja, Prisdi Warga Harjamukti Depok Kirim Anak Ikut Barak Militer di Kostrad Cilodong

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa para korban yang telah menjalani visum.

Hingga kini, identitas para pelaku masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Peristiwa yang dialami oleh pria bernama Sandi Lesmana, Januar Dwi Putra dan Margo Ade Mulyanto ini dibenarkan oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 0508/Depok, Kolonel Inf Iman Widhiarto.

"Iya benar, ini sedang kita telusuri bersama rekan-rekan dari Polri," ujar Widhiarto saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (1/6/2025).

 

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved