Selasa, 12 Mei 2026

Depok Hari Ini

CFD Depok Dikeluhkan Warga Sekitar yang Tak Punya Akses Jalan, Ini Solusi dari Dishub Kota Depok

Kepala Dishub Kota Depok, Zamrowi mengatakan bahwa pihaknya sedang merancang sejumlah skema lalu lintas alternatif untuk warga sekitar saat CFD.

Tayang:
Editor: murtopo
istimewa
CFD DEPOK - Mobil jip menerobos jalur CFD di Jalan Margonda Raya, Kota Depok Minggu hingga dikerumuni massa, Minggu (18/5/2025). (Dok: Istimewa) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DEPOK -- Pemkot Depok melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok tengah menyusun skenario penanganan menyeluruh untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitasi warga menyusul viralnya keluhan warga sekitar lantaran keterbatasan akses saat pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan Margonda Raya, khususnya warga Jalan STM Mandiri.

Kepala Dishub Kota Depok, Zamrowi mengatakan bahwa pihaknya sedang merancang sejumlah skema lalu lintas alternatif, terutama bagi masyarakat di wilayah timur Jalan Margonda khususnya untuk akses masyarakat dari wilayah STM Mandiri yang tidak memiliki jalur alternatif selain melalui Margonda.

Kata Zamrowi salah beberapa solusi yang bakal dilakukan adalah kendaraan dari Jalan STM Mandiri keluar ke Jalan Margonda Raya akan di bantu pengamanan dari petugas menuju ke Jalan Pesona Khayangan yang terhubung ke Jalan K.H.M.Yusuf Raya, maupun menuju ke Jalan Pesona Depok Utama yang terhubung ke Jalan Dahlia.

Namun, jalur ini akan diprioritaskan untuk situasi darurat atau kepentingan mendesak.

Baca juga: Ada Dampak ke Warga Sekitar, Pemkot Depok Masih Evaluasi Pelaksanaan CFD

“Upaya ini sedang dalam proses, dilakukan koordinasi dan sosialisasi dengan Kelurahan Kemiri Muka dan Kelurahan Depok agar akses keluar atau masuk ke kedua kawasan tersebut dapat dibuka sesuai dengan adanya kebutuhan pemanfaatan akses jalan selama CFD berlangsung, hanya untuk kendaraan dengan kebutuhan mendesak atau kedaruratan lainnya” ujar Zamrowi seperti dilansir dari berita.depok.id.

Zamrowi menegaskan bahwa Dishub bersama instansi terkait juga tengah menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) khusus terkait penanganan kendaraan darurat saat CFD. 

SOP tersebut untuk mengatur tahapan penanganan di lapangan, keterlibatan aparat kepolisian, serta pola komunikasi antar-instansi yang lebih terstruktur.

“Pelaksanaan CFD ini telah ditetapkan dalam SK Tim CFD. Dimana pihak yang tercantum di dalam SK tersebut akan bertugas sesuai kapasitas masing-masing,” terangnya.

Baca juga: Kronologi Mobil Jip Terobos Jalur CFD di Jalan Margonda Depok hingga Nyaris Diamuk Massa

Ia menambahkan bahwa evaluasi terhadap pelaksanaan CFD terus dilakukan, termasuk menghimpun masukan dari masyarakat. 

“Intinya, kami berkomitmen untuk tetap membuka ruang komunikasi dan menyiapkan langkah-langkah terbaik agar pelaksanaan CFD tetap berjalan tanpa mengganggu kebutuhan mobilitas masyarakat, terutama untuk kondisi darurat," jelas Zamrowi. 

"Namun di harapkan masyarakat juga tetap berupaya untuk menyesuaikan kegiatan dengan kondisi yang telah ditetapkan” ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved