Depok Hari Ini
Bonsai Langka Senilai Rumah Subsidi Hadir di Kontes Tanaman Hias Depok
kriteria yang akan dilirik sebagai pemenang adalah bonsai dengan umur yang panjang, tingkat seni alias bentuk dari bonsai itu sendiri, serta jenisnya
Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Vini Rizki Amelia
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Sebanyak 300 tanaman bonsai memanjang berjejer di tengah sinaran matahari Kota Depok.
Tanaman kerdil yang satu ini hadir sebagai kontestan, dalam ajang Kontes dan Pameran Bonsai Kecil & Bujin, yang diadakan Kodim 0508 Kota Depok bersama Komunitas Kampung Kita Depok (K3D), di K3D, Kemiri Muka, Beji, Kota Depok, mulai 2-4 Mei 2025.
Pendiri K3D, Sungkowo Pujo Dinomo mengatakan, acara ini bertujuan mengajak warga Depok untuk lebih mencintai dan memelihara lingkungan hidup secara konsisten.
"Enggak hanya sebatas kita mengritik dan menilai tetapi sekecil apapun tindakan kita terhadap alam, serta dilakukan secara rutin, maka dampaknya luar biasa sekali," tutur pria yang akrab disapa Pakde Bowo ini kepada TribunnewsDepok.com usai acara di K3D, Jalan Margonda Raya, Beji, Kota Depok, Jawa Barat, Minggu (4/5/2025).
Sebab, lanjut Pakde Bowo, lingkungan yang bersih dan sehat merupakan berkah luar biasa.
"Kalau kita menyayangi alam maka alam akan menyayangi kita, menjaga kita karena alamlah yang menyelamatkan kita, kalau tidak maka akan terjadi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan sebagainya," ujarnya.
Pria yang juga penggiat lingkungan ini mengatakan, selain mengajak warga Depok mencintai lingkungan, kontes bonsai tersebut juga untuk membangkitkan kembali para pecinta bonsai tanah air khususnya di wilayah Jabodetabek.
"Saat Covid kan acara-acara seperti ini (kontes tanaman bonsai) tidak ada, untuk itu, saya coba menginisiasi teman-teman (komunitas) untuk menghidupkan kembali," tuturnya.
"Ya bisa saja ke depannya kita akan kolaborasi dengan pemkot ataupun lembaga-lembaga lainnya," sambungnya.
Mengenai penilaian, Pakde Bowo mengatakan jika kriteria yang akan dilirik sebagai pemenang adalah bonsai dengan umur yang panjang, tingkat seni alias bentuk dari bonsai itu sendiri, serta jenis tanamannya.
Baca juga: Wali Kota Depok Akui Pelaksanaan Car Free Day di Jalan Margonda Raya Belum Ideal, Bakal Dievaluasi
Selain 300 bonsai yang ikut dilombakan, ada juga beberapa bonsai yang dihadirkan sebagai pemanis acara, bahkan ada diantaranya yang menjadi pusat perhatian.
Pasalnya, salah satu bonsai yang dipajang sebagai pemanis, usianya sudah 17 tahun dan memiliki nilai tawar seharga rumah subsidi.
"Iya, ada dua bonsai yang sudah banyak menawar. Yang satu ditawar Rp 150 juta tapi enggak saya lepas, ada juga yang satu lagi ditawarnya sampai Rp 200 juta, enggak saya lepas juga. Bukannya harganya enggak sesuai tapi karena sayang aja kalau dilepas," akunya.
Baca juga: Dishub Alihkan 15 Rute Angkutan Umum saat Car Free Day di Jalan Margonda Depok, Ini Rinciannya
Sementara itu Dandim 0508 Kolonel Inf. Iman Widhiarto mengatakan, banyak pelajaran hidip yang bisa didapat dari kegiatan yang diikuti komunitas bonsai Jabodetabek dan Madura ini.
"Semoga ini menjadi semangat rekan-rekan yang memang mencintai dunia bonsai, yang menggelutinya dengan penuh kesabaran," paparnya saat memberi sambutan.
"Karena dengan memelihara tanaman bonsai ini kita belajar sabar, belakar ikhlas, belajar tulus," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Kontes-bonsai-depok.jpg)