Jumat, 1 Mei 2026

Hari Buruh

May Day! Buruh Minta Pemerintah Perhatikan Fenomena Badai PHK di Tanah Air Belakangan Ini

Wasito mengatakan bahwa pihaknya  meminta pemerintah untuk memperhatikan fenomena badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di tanah air.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: murtopo
TribunBekasi.com/Rendy Rutama Putra
MAY DAY 2025 - Sejumlah tuntutan akan disampaikan puluhan ribu buruh yang tergabung dalam Gabungan Serikat Pekerja Manufaktur Independen Indonesia (GSPMII) saat mengikuti aksi Hari Buruh Internasional (May Day) di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada Kamis (1/5/2025), salah satunya terkait badai PHK di tanah air. (TribunBekasi/RendyRutamaPutra). 

Laporan Wartawan TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN - Fenomena badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di tanah air menjadi isu yang diangkat oleh para buruh dalam tuntutannya di aksi Hari Buruh Internasional (May Day) di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada Kamis (1/5/2025).

Koordinator Lapangan Aksi May Day Gabungan Serikat Pekerja Manufaktur Independen Indonesia (GSPMII)  Wasito mengatakan bahwa pihaknya  meminta pemerintah untuk memperhatikan fenomena badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di tanah air.

“Menanggapi gelombang PHK massal itu yang salah satu suara yang ingin kami aspirasikan dan kami sangat menolak banyak sekali kasus seperti PHK sepihak yang mana ingin kami suarakan hal-hal tersebut karena sangat bertentangan dengan UUD dan Pancasila,” jelasnya.

Baca juga: May Day, Buruh Minta Tuntutannya Diakomodir oleh Presiden RI Prabowo Subianto

Selain itu kata Wasito tuntutan lain selain soal PHK adalah terkait Putusan Mahkamah Konstitusi RI Nomor 168/PUU-XXI/2023, upah layak, serta penghapusan sistem kerja kontrak, outsourcing, dan pemagangan.

“Garis besarnya kali ingin tuntutannya agar pemerintah dan perwakilan rakyat menjalankan putusan MK nomor 168 selain hal hal yang memang merugikan kaum buruh di UUD Cipta Kerja,” kata Wasito, Kamis (1/5/2025).

Wasito menuturkan sebelum menuju ke Monas, pihaknya berkumpul terlebih dahulu di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, pada Kamis (1/5/2025).

Baca juga: Pantau Keberangkatan Buruh ke Jakarta, Kapolres Depok dan Dandim 0508 Bagikan Minuman dan Nasi Kotak

Nantinya diperkirakan ada 10 ribu buruh GSPMII akan bergabung menuju Monas.

Selama perjalanan menuju ke Monas, rombongan massa aksi GSPMII dikawal oleh pihak kepolisian selama perjalanan menuju lokasi aksi di Jakarta. 

“Kumpulnya kami di bundaran HI dan massa aksi akan turun di sana dan kami akan menyuarakan aksi berkumpul semuanya,” pungkasnya. (M37)

Sumber: Tribun bekasi
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved