Rabu, 15 April 2026

Mudik Lebaran

Terjunkan Brimob, Kapolres Bogor Ultimatum Joki Jalur Alternatif Puncak Bogor Selama Mudik Lebaran

Pengerahan Brimob ini dilakukan untuk mencegah maraknya joki selama arus mudik, arus balik dan libur Lebaran 2025.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
JALUR ALTERNATIF PUNCAK - Arus kendaraan wisatawan yang mengarah ke Puncak Bogor tinggi di Jalur Alternatif Puncak via Pandansari Ciawi Bogor sampai pada Minggu (15/9/2024) sore. Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, mengultimatum para joki jalur alternatif di Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, agar tidak beroperasi selama mudik Lebaran 2025. 

Laporan wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, mengultimatum para joki jalur alternatif di Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, agar tidak beroperasi selama mudik Lebaran 2025.

Hal itu diungkapkan AKBP Rio Wahyu Anggoro usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya Tahun 2025 di Lapangan Apel Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Cibinong, Jawa Barat, pada Kamis (20/3/2025).

"Tolong sampaikan ke seluruh masyarakat yang berlibur ke Kabupaten Bogor pada H+1 hingga H+8 Lebaran, seluruh jalur alternatif di Puncak akan dijaga pasukan Brimob," kata Rio.

Pengerahan Brimob ini dilakukan untuk mencegah maraknya joki selama arus mudik, arus balik dan libur Lebaran 2025.

Baca juga: Operasi Ketupat 2025, Polres Bogor Bakal Tindak Tegas Siapa Pun yang Akan Ganggu Keamanan

"Saya tidak ingin ada yang memanfaatkan libur Lebaran dengan menjadi joki dan memeras masyarakat yang berlibur," ujarnya. 

Rio meminta semua pihak agar menjaga situasi kondusif di Kabupaten Bogor selama libur Lebaran 2025.

"Mari kita sama-sama jaga Kabupaten Bogor ini dengan baik sehingga pariwisata meningkat," ujarnya.

Baca juga: Warga Bogor yang Mudik Lebaran Diminta Lapor ke Kantor Polisi atau TNI, Agar Rumahnya Bisa Terpantau

Tak hanya joki jalur Puncak, Rio juga memberi peringatan tegas kepada para anggota ormas di Kabupaten Bogor agar tidak melakukan pemesaran dengan kedok meminta THR (Tunjangan Hari Raya).

"Ormas yang minta THR saya akan tangkap. Kalau mereka melawan, kita akan lakukan tindakan tegas," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved