Senin, 8 Juni 2026

Kriminalitas

Siswa SMP yang Terlibat Duel Maut di Jalan Merdeka Depok Kawan Satu Tongkrongan

Siswa SMP berinisial F (14) ternyata tewas di tangan kawannya sendiri setelah terkena tusuk pisau dapur yang menembus bagian paru-paru dan lambung.

Tayang:
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: murtopo
TribunnewsDepok.com/M Rifqi Ibnumasy
Kapolsek Sukmajaya, AKP Rizky Firmansyah Tontowiputra membenarkan peristiwa tewasnya pelajar SMP usai berduel menggunakan sajam. 

Laporan wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SUKMAJAYA - Kapolsek Sukmajaya, AKP Rizky Firmansyah Tontowiputra mengungkapkan bahwa para siswa SMP yang terlibat duel maut di Jalan Merdeka, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat ternyata kawan satu tongkrongan.

Siswa SMP berinisial F (14) ternyata tewas di tangan kawannya sendiri setelah terkena tusuk pisau dapur yang menembus bagian paru-paru dan lambung dalam duel maut tersebut.

AKP Rizky Firmansyah mengungkapkan bahwa kronologi kejadian tersebut bermula, saat korban bersama rekan-rekannya membuat perjanjian untuk berduel menggunakan senjata tajam (sajam) pada Rabu (18/12/2024) malam.

Usai azan Magrib, korban datang di lokasi yang telah ditentukan untuk melaksanakan aksinya.

Baca juga: Duel Maut Dua Lawan Tiga Siswa SMP di Depok, Satu Orang Tewas Ditusuk Pisau Dapur

“Kejadiannya setelah maghrib jam 18.30 WIB,” kata Kapolsek Sukmajaya, AKP Rizky Firmansyah Tontowiputra, Senin (23/12/2024).

Kawan satu tongkrongan tersebut lantas berduel dua lawan tiga, tujuannya adalah untuk unjuk diri dialah yang paling berani dan paling kuat di kelompoknya.

Kemudian, kelompok remaja tersebut memecah diri menjadi dua orang berhadapan dengan tiga orang, sama-sama saling berhadapan san menghunus senjata tajam.

“Jadi satu komplotan, teman semua, mereka berdua janjian, terus untuk melakukan tawuran di titik tersebut,” sambungnya.

Baca juga: Kronologi Siswa SMP Tewas dalam Duel Maut di Jalan Merdeka Depok, Sudah Janjian Bawa Sajam

Saat terjadi saling serang, korban terkena tusukan pisau dapur yang digunakan lawannya hingga akhirnya terkapar.

Dalam kondisi panik, rekan-rekannya sempat membawa korban ke IGD RS Primaya Depok.

Namun karena titik luka menembus bagian paru-paru dan lambung, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Menurut Rizky, pelaku dan korban yang terlibat pertikaian semuanya pelajar SMP yang masih berstatus di bawah umur.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut dan sembari menunggu hasil visum korban. (m38)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved