Berita Viral
38 Ribu Orang Tandatangani Petisi Minta Prabowo Subianto Pecat Gus Miftah
Alasan petisi itu dibuat oleh Dika Perkasa ialah agar pemerintahan Prabowo Subianto tidak ikut tercoreng akibat dari perbuatan Gus Miftah yang viral.
TRIBUNNEWSEPOK.COM -- Sedikitnya 38.697 orang sudah menandatangani petisi pemecatan Utusan Khusus Presiden sekaligus pendakwah Gus Miftah.
Tanda tangan itu diberikan masyarakat lewat petisi di change.org sejak video Gus Miftah mengolok-olok pedagang es viral di media sosial Rabu (4/12/2024).
Dari petisi yang dilihat Kamis (5/12/2024) terlihat sudah 38.697 orang menandatangani petisi pecat Gus Miftah dari target 50 ribu tanda tangan.
Alasan petisi itu dibuat oleh Dika Perkasa ialah agar pemerintahan Prabowo Subianto tidak ikut tercoreng akibat dari perbuatan Gus Miftah yang viral.
“Tapi sekarang, salah satu utusan bapak memberikan contoh sebaliknya. Jika ini terus dibiarkan, secara tidak langsung pemerintahan yang bapak pimpin ikut tercoreng,” tulis Dika Perkasa.
Baca juga: Ini Ungkapan Hati Sunhaji, Penjual Es Teh yang Diolok-olok oleh Gus Miftah di Acara Pengajian
Sementara itu kasus olok-olok yang dilakukan pendakwah sekaligus Utusan Khusus Presiden (UKP) Gus Miftah ternyata sampai ke telinga Presiden Prabowo Subianto.
Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi pada Rabu (4/12/2024).
Hasan Nasbi mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan teguran kepada Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah.
Teguran itu kata Hasan dilayangkan melalui Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Prabowo Subianto sendiri yang menyuruh Gus Miftah untuk meminta maaf langsung kepada pedagang es bernama Sunhaji tersebut.
Baca juga: Viral Lantaran Mengolok-ngolok Pedagang Es Teh, Gus Miftah Akui Ditegur Mayor Teddy
"Presiden sudah memberikan teguran kepada yang bersangkutan melalui Sekretaris Kabinet untuk segera meminta maaf kepada Bapak Sunhaji yang mungkin saja dan sangat mungkin terluka perasaannya karena kejadian kemarin," kata Hasan dalam video yang diterima Tribunnews, Rabu, (4/12/2024).
Presiden juga kata Hasan telah mendapatkan informasi bahwa Miftah telah mendatangi penjual es teh bernama Sunhaji itu.
Miftah meminta maaf secara langsung kepada penjual es tersebut.
"Jadi kami juga sudah mendapatkan informasi, Bapak Presiden juga sudah mendapatkan informasi, Utusan Khusus Presiden sudah mendatangi Bapak Sunhaji secara langsung ke Desa Banyusari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Sunhaji-seorang-penjual-es-teh-bertemu-dengan-Gus-Miftah.jpg)