Selasa, 9 Juni 2026

Banjir

Banjir Bandang di Karawang, Air Bah dari Sungai Cigentis Terjang 3 Desa

Banjir bandang di wilayah Karawang selatan itu melanda di Desa Mekarbuana dan Cipurwasari, Kecamatan Tegalwaru dan Desa Mulangsari, Pangkalan.

Tayang:
Editor: murtopo
istimewa
Kawasan pegunungan Karawang, Jawa Barat diterjang banjir bandang pada Selasa (19/11/2024) malam. Akibat bencana itu, akses jalan terputus dan merusak sejumlah bangunan. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, KARAWANG -- Hujan deras yang mengguyur kawasan pegunungan Karawang, Jawa Barat mengakibatkan wilayah Karawang Selatan diterjang banjir bandang pada Selasa (19/11/2024) malam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang Mahpudin, menyebut banjir itu disebabkan hujan deras yang terjadi sejak Selasa sore.

Akibat bencana itu, akses jalan terputus dan merusak sejumlah bangunan.

Banjir bandang di wilayah Karawang selatan itu melanda di Desa Mekarbuana dan Cipurwasari, Kecamatan Tegalwaru dan Desa Mulangsari, Pangkalan.

"Ini karena hujan yang mengguyur wilayah Karawang sejak Selasa sore membuat tinggi muka air sungai Cigentis meningkat," kata Mahpudin, pada Rabu (20/11/2024).

Baca juga: Banjir Bandang di Karawang, Sejumlah Bangunan Rusak, Akses Jalan Terputus

Banjir itu menyebabkan beberapa bangunan warung di bantaran sungai Cigentis hanyut terbawa arus.

Bahkan akses jalan sempat terputus setelah tergerus air dan longsor.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

BPBD dan instansi terkait juga sudah ke lokasi untuk melakukan penanganan.

"Jalan terputus itu yang jalan khusus akses ke Denharrahlat (Kostrad Sanggabuana), bukan akses lalu lalang warga," katanya.

Baca juga: Banjir dan Pohon Tumbang Terjang Kota Depok Usai Diguyur Hujan Sejak Siang

Dia menambahkan, peristiwa banjir bandang hanya terjadi selama beberapa jam, dan saat ini kondisinya sudah mulai surut.

Sejumlah warga dan petugas juga bergotong royong untuk melakukan sterilisasi imbas tanah dan bebatuan yang longsor.

"Alhamdulillah sudah mulai surut. Alat berat sejak semalam sudah kita turunkan. Warga dan petugas bergotong royong menghitung kerugian dampak infsrastrukturnya," tutupnya. (MAZ)

Sumber: Tribun bekasi
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved