Selasa, 21 April 2026

Kriminalitas

Aksi Pengeroyokan di Tol Kebon Jeruk, Driver Taksi Online Dipukuli Pengendara Lain yang Diduga Mabuk

Edwin menduga, pengemudi itu sedang mabuk karena ketika turun dari mobil sudah oleng dan sempat ditarik oleh wanita.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: murtopo
Wartakotalive.com/Miftahul Munir
Edwin pengendara mobil yang dikeroyok penemudi lain di dalam Tol Jakarta-Tangerang, Minggu (17/11/2024) pagi. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, KEBON JERUK - Seorang driver taksi online bernama Edwin Anunjaya menjadi korban pengeroyokan oleh pengendara lain di Tol Jakarta arah Tangerang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu (17/11/2024) pagi.

Ketika itu ia sedang membawa penumpang dan pengendara mobil merek Wulling putih B 1715 BKX dan berada di depannya mengambi ke arah kiri secara mendadak.

Ia pun berinisiatif untuk memberi klakson karena takut sopir kendaraan itu mengantuk atau sedang mabuk.

"Maksudnya ingin tahu nih si pengemudi ini ngantuk apa mabok. Tapi ternyata begitu saya kelakson dia marah. Tiba-tiba ngerem-ngerem gitu, kayak seakan pengen mundur gitu kan. Otomatis kan saya ikut ngerem Nah ketika kita nyari aman ngambil ke kanan, dia ikut ke kanan," jatanya, Senin (18/11/2024).

Baca juga: Warga Pademangan Jakut Temuan Tulang Belulang Diduga Manusia di Lahan Bekas Rawa, Ini Kata Polisi

Kemudian, Edwin mengambil ke kiri dan kendaraan itu masih mengikuti pergeralannya. Ia juga sudah berusaha meminta maaf jika memang klaksonnya membuat kaget.

Ia beruntung, kondisi lalu lintas saat itu masih sepi dari laju kendaraan dan kalau saja ramai maka tidak memutup kemungkinan bakal terjadi kecelakaan.

Edwin menduga, pengemudi itu sedang mabuk karena ketika turun dari mobil sudah oleng dan sempat ditarik oleh wanita.

Baca juga: Ditangkap Polisi, Terungkap Penyebab Pria Lempar Batu ke Kaca Bus Transjakarta

"Pengemudi lain pun sempet videoin juga mas, kita nyari aman kan Karena saya satu, juga di tengah tol, kedua yaudah kata penumpangnya, sudah bang, sudah bang," ungkapnya.

Meski dalam keadaan oleng, kata Edwin, pengemudi itu menganiaya dirinya dan sempat dibantu oleh rekannya.

Ia pun mengak kaosnya sampai sobek dan kepalanya pusing usai dianiaya oleh pegendara Wuling.

"Dua dua, yang baju putih sama baju yang kuning. Dikeroyok, tanpa ampun. Kita sementara udah minta maaf segala macem, tapi dia arogan banget pukul saya, seakan-akan tuh dia enggak mikir itu di tengah tol gitu loh mas. Saya saja sendiri, istilah kita takut andai kata mobil belakang pada kenceng-kenceng apa enggak selesai tuh, saya," tegasnya. (m26)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved