Penelitian UI
Dr Arnas Duta Kolaborasi Riset UI, Ubah Limbah Plastik Jadi Bahan Dasar Teknologi Penangkapan CO2
Dr Arnas Lubis Duta Kolaborasi Riset UI, Ubah Limbah Plastik Jadi Bahan Dasar Teknologi Penangkapan CO2
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Universitas Indonesia (UI) kembali membuktikan komitmen terhadap keberlanjutan dan inovasi dengan terpilihnya Dr.-Eng. Arnas Lubis, S.T., M.T. sebagai Duta Kolaborasi Riset UI.
Dr. Arnas, dosen Fakultas Teknik UI, berhasil mengungguli rekan-rekan peneliti lainnya berkat proyek risetnya yang berfokus pada pemanfaatan limbah plastik sebagai bahan dasar teknologi penangkapan karbon dioksida (CO2) langsung dari udara.
Kolaborasi ini melibatkan Prof. Andre Bardow dari ETH Zurich, Swiss, dengan riset bertajuk “Metal
Organic Framework (MOF) and Activated Carbon from Wasted Plastics as Adsorbent for Direct Air
Capture (DAC): Synthesis, Adsorption Capacity and Life Cycle Assessment.”
Baca juga: Inovasi Pangan, 2 Startup UI Masuk Jajaran 15 Besar Youth Sharia Sociopreneurship Competition 2024
Penelitian tersebut mengeksplorasi potensi bahan ramah lingkungan untuk menyerap CO2, dan diharapkan dapat berkontribusi pada pengurangan emisi karbon global.
Dekan FTUI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU., menyatakan, “Penelitian Dr. Arnas
Lubis ini memiliki potensi dampak yang signifikan terhadap lingkungan, khususnya dalam upaya
pengurangan emisi karbon.
Teknologi penangkapan CO2 berbasis MOF dan karbon aktif dari limbah plastik ini tidak hanya menawarkan solusi inovatif dalam mengatasi pencemaran plastik, tetapi juga mempercepat transisi Indonesia menuju pencapaian target net zero emission pada tahun 2060.”
Selain itu, penelitian ini mendukung agenda keberlanjutan dengan memanfaatkan limbah plastik
sebagai bahan baku utama.
“Apabila diadopsi secara luas, teknologi ini dapat membantu Indonesia mencapai pengurangan emisi yang lebih signifikan, terutama di sektor industri dan energi yang menjadi penyumbang utama emisi karbon negara,” ujar Prof. Heri.
Baca juga: Tim Pengmas FIK UI Edukasi Warga Pulau Pramuka Cegah Penyakit dan Kembangkan UMKM
Penelitian ini difokuskan tidak hanya pada pengembangan teknologi teknis, tetapi juga pertukaran
metodologi serta transfer teknologi antara UI dan ETH Zurich.
Dr. Arnas menjelaskan, “Kami berharap penelitian ini dapat menjadi langkah awal untuk menghasilkan teknologi penangkapan CO2 yang lebih efisien dan mudah diimplementasikan. Pemanfaatan limbah plastik lokal sangat penting untuk mendukung keberlanjutan serta mengurangi jejak karbon global."
Sebagai bagian dari kolaborasi ini, mahasiswa FTUI juga akan terlibat langsung. "Kami berencana
mengirim mahasiswa program sarjana FTUI ke Waseda University melalui program INSPIRED dari
CIL UI untuk mempelajari Molecular Dynamics," ujar Dr. Arnas.
“Tujuan utama kami adalah memastikan mahasiswa dapat memahami teknologi canggih seperti ini secara mendalam, sehingga nantinya mereka bisa menerapkan pengetahuan tersebut dalam penelitian dan inovasi di masa depan,” kata Dr. Arnas.
Baca juga: Cegah Stunting dan Gizi Buruk pada Anak, Dosen FT UI Kembangkan Piring Gizi 3D Berbentuk Puzzle
Penelitian yang berlangsung hingga akhir 2024 ini diharapkan menghasilkan sistem penangkapan CO2
berbasis DAC yang memiliki kapasitas penyerapan CO2 optimal dan siap diimplementasikan pada
skala industri, khususnya di sektor teknologi hijau dan pengelolaan limbah.
Melalui Program Duta Kolaborasi Riset, UI terus memperkuat posisi sebagai institusi terdepan dalam
riset global dan berkomitmen menghadirkan solusi konkret bagi tantangan lingkungan yang semakin
kompleks.
Program ini memungkinkan para peneliti UI untuk berkolaborasi dengan universitas
terkemuka di seluruh dunia, memperluas wawasan serta meningkatkan kualitas riset di Indonesia.
| Peneliti UI Ungkap Pengaruh Segel Tutup Botol Minuman Kemasan Terhadap Kesehatan |
|
|---|
| Temukan Antibodi Berikan Perbaikan Kognitif Penyakit Alzheimer, Mahasiswa FKUI Juara 1 JakNews 2025 |
|
|---|
| UI Ciptakan Alat Pemurniaan Air Lebih Unggul, Air Hujan dan Banjir serta AC Bisa Diminum |
|
|---|
| Dari Kulit Kakao Guru Besar UI Ungkap Indonesia Bisa Mandiri dan Jadi Eksportir Bahan Baku Farmasi |
|
|---|
| Guru Besar UI Ungkap MTQ Simbol Politik Merangkul Elemen Islam dalam Upaya Pembangunan Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Dr-Arnas-Lubis-Duta-Riset-UI.jpg)