Rabu, 8 April 2026

Berita Jakarta

Pemprov DKI Jakarta Dicuekin PT KAI Soal Korban Kebakaran Manggarai

Pemerintah juga sempat meminta kepada perseroan agar ikut membantu meringankan beban para korban kebakaran

Warta Kota/Fajar Al Fajri
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyerahkan bantuan kepada warga Manggarai yang terdampak musibah kebakaran, di Rusun Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2024) (PPID Provinsi DKI Jakarta) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Pemerintah DKI Jakarta mengkritik sikap PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang dianggap kurang responsif.

Perusahaan negara itu dianggap pasif ketika diajak berdialog tentang pemanfaatan lahan eks kebakaran di RW 06 dan RW 12 di Jalan Dr Saharjo, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.

"Tanya dengan PT Kereta Api (KAI), karena tanah mereka. Kami Pemda DKI namanya warga kena musibah, kami berikan tempat tinggal sementara," kata Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono saat memberikan 450 bantuan sembako kepada korban kebakaran, Senin (9/9/2024).

Heru mengatakan, Pemprov DKI Jakarta lewat Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan telah meminta kejelasan dari KAI soal pemanfaatan lahan itu ke depannya. 

Baca juga: Main Layangan, Supian Suri Calon Wali Kota Depok Ajak Warga Jadikan Hobi Untuk Mendapatkan Rejeki

Pemerintah juga sempat meminta kepada perseroan agar ikut membantu meringankan beban para korban kebakaran.

"Akhirnya ditampung oleh Dirut Pasar Jaya (Agus Himawan) untuk sewanya selama tiga bulan. Pak Wali (Munjirin) sudah tiga kali undang rapat (KAI)," imbuhnya,

Menurut dia, 450 korban kebakaran itu sudah direlokasi ke Rusun Pasar Rumput yang dikelola Perumda Pasar Jaya. 

Selama tiga bulan, sejak kebakaran pada 13 Agustus lalu, mereka dibebaskan menempati hunian tersebut tanpa dipungut biaya.

Baca juga: Anak Kembar Ditangkap Polisi, Jadi Tersangka Tewasnya Seorang Pelajar Saat Tawuran di Sawah Besar

Untuk hunian warga yang terbakar, Heru menyerahkan persoalan itu kepada PT KAI selaku pemilik lahan. 

Pemerintah daerah juga sudah berusaha menggelar audiensi untuk membahas nasib para korban kebakaran di sana.

"Saya sudah fasilitasi (audiensi) tapi sepertinya PT KAI kurang respon. Tanah (bekas kebakaran milik) kan punya PT KAI," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Heru juga meminta masyarakat untuk mewaspadai musibah kebakaran. Misalnya dengan rutin mengecek kabel aliran listrik, selang dan regulator gas dan sebagainya.

Baca juga: Dua Bulan Menikah, Aaliyah Massaid Mengaku Bosan dengan Gombalan Thariq Halilintar

"Ya memang cuaca panas, semuanya harus lebih care (peduli) lah. Kalau meninggalkan rumah harus cek listrik, lampu," ucapnya.

Perumda Pasar Jaya menyediakan sebanyak 689 unit kamar di menara tiga untuk menampung para penyintas kebakaran Manggarai pada 13 Agustus lalu. 

Diketahui, ada 683 bangunan rumah dan rumah semi terbakar di Manggarai, dan musibah ini merugikan 3.043 jiwa atau 1.050 KK. (faf)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved