Kabupaten Bogor
Tak Sesuai Tata Ruang, Pemkab Bogor Bakal Gusur Bianglala dan Asep Stroberi di Puncak
Berdasarkan kesepakatan dengan Pemkab Bogor, wahana bianglala akan dipindahkan karena tidak sesuai dengan site plan
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Vini Rizki Amelia
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus melakukan penertiban bangunan luar tidak berizin di kawasan wisata Puncak.
Setelah menggusur 331 lapak pedagang kaki lima dan memindahkan mereka ke Rest Area Gunung Mas di Kecamatan Cisarua pada Senin (24/6/2024), kali ini Pemkab Bogor menyasar proyek bangunan bianglala dan Restoran Liwet Asep Stroberi milik PT. Jasa dan Kepariwisataan (Jaswita) Jabar.
“Terkait beberapa aktivitas PT Jaswita Jabar yang ada di Puncak, baik Jaswita eks Rindu Alam maupun Jaswita Bina Lestari yang mengelola wahana permainan, kami minta untuk menghentikan aktivitas manakala belum ada izinnya,” kata Asmawa di Cibinong, Rabu (17/7/2024).
Permintaan ini disampaikan Asmawa saat menerima kunjungan manajemen PT. Jaswita Jabar yang merupakan BUMD Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada Rabu (17/7/2024).
Baca juga: Hasil Survei Jeblok, Kaesang Pangarep Tak Sehebat Ayah dan Kakaknya, Begini Kata Pengamat
"Dalam pertemuan tadi, kita sepakat pengembangan wilayah rujukannya adalah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Ini yang dijadikan sebagai panglima dan harus kita patuhi," ujar Asmawa.
Berdasarkan kesepakatan dengan Pemkab Bogor, wahana bianglala akan dipindahkan karena tidak sesuai dengan site plan.
Sementara bangunan Asep Stroberi yang berdiri di eks lahan Restoran Rindu Alam akan dihentikan sementara operasionalnya karena belum lengkap perizinannya.
Baca juga: Emak-emak di Depok Jatuh dari Motor Akibat Tumpahan Semen Cor di Jalan KSU Tirtajaya Sukmajaya
"Saya minta penuhi dulu tahapan perizinannya baru bisa dilanjutkan aktivitasnya," paparnya.
Pemkab Bogor memberi ultimatum agar perizinan Asep Stroberi ini harus dilengkapi dalam waktu satu bulan ke depan.
“Kami akan menegakkan aturan, paling lambat sampai bulan Agustus segala perizinan harus dipenuhi. Jika tidak terpenuhi maka akan kami bongkar,” tandas Asmawa.
| Hasil Survei Jeblok, Kaesang Pangarep Tak Sehebat Ayah dan Kakaknya, Begini Kata Pengamat |
|
|---|
| Gen Z Bakal Jadi Beban di Masa Depan, Ini Penyebab dan Solusi yang Ditawarkan Guru Besar FEB UI |
|
|---|
| Sosok Pensiunan Jenderal Polisi Ungkap Keberadaan Iptu Rudiana, Masih Aktif Sebagai Polisi |
|
|---|
| Warung Sembako Madura di Cileungsi Kabupaten Bogor Ludes Terbakar, Kerugian Mencapai Rp 100 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Wahana-permainan-bianglala-milik-PT-Jasa-dan-Kepariwisataan-Jaswita.jpg)