Minggu, 26 April 2026

Kriminalitas

Polisi Juga Amankan Pacar Pelaku Pengeroyokan Pelajar Hingga Tewas di Mampang Prapatan

Kapolsek Mampang Prapatan Kompol David Yunior Kanitero mengatakan, pacar pelaku yang juga merupakan mantan pacar dari korban diamankan pada Jumat pagi

Penulis: Ramadhan LQ | Editor: murtopo
Dok: Polsek Mampang Prapatan
Polisi menangkap seorang tersangka pelaku pengeroyokan hingga tewas terhadap pelajar berinisial FY (20) di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Polisi mengamankan pacar pelaku pengeroyokan terhadap seorang pelajar Paket B di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bangka 31, FY (20), hingga tewas di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

"Sudah diamankan. (Pacar pelaku) inisial R, masih di bawah umur," ujar Kapolsek Mampang Prapatan, Kompol David Yunior Kanitero, saat dihubungi, Jumat (7/6/2024).

Ia mengatakan, pacar pelaku yang juga merupakan mantan pacar dari korban diamankan pada Jumat pagi tadi.

R saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh penyidik atas kasus tersebut.

Namun, pihaknya berhasil mendapat keterangan sementara dari R.

Baca juga: Aksi Pengemudi Ojek Online Buntuti Pelaku Pengeroyokan Pelajar Hingga Tewas dan Lapor ke Polisi

"Berdasarkan hasil keterangan sementara dari Anak R, bahwa Anak R menceritakan kepada pacaranya, pelaku ND, kalau korban adalah mantan pacarnya yang sudah putus," kata Kanitero.

"Dan dulu waktu pacaran dengan korban, Anak R diminta oleh korban untuk berhubungan badan serta sering dipukuli oleh korban, sehingga pelaku ND menjadi emosi," sambungnya.

Pelaku ND lalu langsung meminjam handphone pacarnya untuk mengirim pesan kepada korban melalui Instagram dengan bermaksud mengajak bertemu.

Baca juga: Terungkap Motif Pengeroyokan Pelajar Hingga Tewas di Mampang Prapatan Jaksel, karena Perempuan

"Yang isinya ajakan bertemu ke korban dan terjadilah peristiwa tersebut (pengeroyokan hingga korban tewas)," ucap dia. 

R, tutur Kanitero, pada saat di lokasi kejadian hanya melihat peristiwa pengeroyokan tersebut.

"Hanya melihat di TKP (tempat kejadian perkara)," katanya. (m31)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved