Rabu, 22 April 2026

Depok Hari Ini

Kasus DBD di Depok Tembus 530 Pasien, Masyarakat Diimbau Lakukan Gerakan 3M Plus

Menurut Mary, penyakit DBD belum ditemukan obatnya. Meski demikian, masyarakat dapat melakukan pencegahan.

Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: murtopo
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi nyamuk penyebab DBD. Kasus demam berdarah (DBD) di wilayah Kota Depok mengalami peningkatan dalam beberapa bulan terakhir. 

 Laporan wartawan TribunnewsDepok.com, M Rifqi Ibnumasy

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Kasus demam berdarah (DBD) di wilayah Kota Depok mengalami lonjakan hingga 530 pasien pada periode Januari dan Februari 2024.

Menggapai lonjakan kasus DBD, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok meminta masyarakat untuk selalu waspada.

Selain itu, Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati juga meminta sosialisasi penanganan DBD ditingkatkan.

“Kasus DBD di Kota Depok untuk Januari dan Februari mencapai 530 kasus, sehingga dirasa perlu untuk melakukan sosialisasi dan mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap DBD,” kata Mary dikutip dari laman resmi Pemkot Depok, Rabu (3/4/2024).

Baca juga: Waspada, Kasus DBD di Depok Alami Kenaikan Signifikan, 1 Warga Meninggal Dunia, Total Ada 328 Kasus 

Menurut Mary, penyakit DBD belum ditemukan obatnya. Meski demikian, masyarakat dapat melakukan pencegahan.

"Kesadaran masyarakat dalam upaya pengendalian nyamuk menular dan membatasi kematian karena DBD harus ditingkatkan," ujarnya.

Untuk pencegahan, masyarakat dapat melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus, yakni menguras dan menutup tempat penampungan air, serta mendaur ulang barang-barang bekas.

Baca juga: Wali Kota Depok Keluarkan SE Kesiapsiagaan Peningkatan DBD, Ini Langkah Pencegahannya

Selain itu, perlu dilakukan pemeriksaan jentik berkala di rumah masing-masing dan larvasida pada tempat penampungan air yang tidak dikuras atau dibersihkan.

Mery menambahkan, pengendalian DBD juga memerlukan kerjasama dengan semua sektor baik RT, RW, lurah dan camat, sekolah, Puskesmas, serta stakeholder lainnya.

“Sehingga partisipasi dalam pencegahan DBD dapat semakin aktif melalui pengendalian vektor nyamuk,” pungkasnya. (m38)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved