Kabupaten Bogor
Pj. Bupati Bogor Minta Pencarian Korban Longsor di Babakan Madang Dilakukan Optimal
Pencarian korban longsor di Babakan Madang Sentul Bogor hingga kini terus dilakukan tim selam di dua titik yakni titik Cedong dan titik Leuwilaja.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Laporan wartawan TribunnewsDepok.com Hironimus Rama
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BABAKAN MADANG - Pj. Bupati Bogor Asmawa Tosepu meminta agar pencarian korban tanah longsor di Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, dilakukan secara maksimal.
Hal itu diungkapkan Asmawa saat meninjau langsung ke lokasi bencana alam tanah longsor di Kampung Babakan Rawahaur, RT 01/RW 06 Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, pada Rabu (27/3/2024).
"Saya minta proses pencarian dan evakuasi korban dilakukab dengan optimal," kata Asmawa.
Dia mengajak seluruh pihak terkait untuk senantiasa semangat dan maksimal dalam melakukan penanganan bencana yang terjadi di Sentul, Kabupaten Bogor.
"Peninjauan langsung ini dilakukan untuk memastikan proses pencarian terus dilakukan hingga korban ditemukan," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bogor melalui tim rescue yang terdiri BPBD, Damkar Kabupaten Bogor, Forkopimcam Kecamatan Babakan Madang dan para relawan kini terus bergerak melakukan penanganan bencana dan pencarian satu korban hilang yang tertimbun longsor.
"Pencarian korban jiwa telah dilakukan sejak Minggu 24 Maret 2024 hingga kini, mulai dari koordinasi dengan aparat setempat, pendataan (assesment), evakuasi, penyisiran darat dan air serta evaluasi," papar Asmawa.
Pencarian hingga kini terus dilakukan tim selam di dua titik yakni titik Cedong dan titik Leuwilaja.
Baca juga: Empat Hari Berlalu, Wanita Lansia Korban Tanah Longsor di Sentul Bogor Belum Ditemukan
"Dua tim sisir sungai mulai melakukan penyisiran dari titik nol sampai ke aliran Sungai Cikeas di dekat Bukit Golf Kranggan sejauh kurang lebih 13 kilometer namun hingga kini korban jiwa belum juga bisa ditemukan," tandas Asmawa.
Dalam kesempatan ini, Asmawa menyerahkan bantuan santunan kepada para korban bekerjasama dengan Baznas Kabupaten Bogor.
Sebagai informasi, longsor terjadi pada Minggu, 24 Maret 2024 pukul 19.30 WIB yang menimbun satu unit rumah salah satu warga yang dihuni oleh dua kepala keluarga yang terdiri dari lima orang.
Bencana tanah longsor ini menyebabkan satu korban hilang yakni Anah (65) yang kini masih dalam pencarian. Sementara empat anggota keluarga lainnya dalam kondisi selamat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Pj-Bupati-Bogor-Asmawa-Tosepumeninjau-langsung-ke-lokasi-bencana-alam-tanah-longsor.jpg)