Rabu, 13 Mei 2026

Berita Daerah

Karangligar Karawang Banjir, BBWS Citarum akan Buat Tanggul Darurat Sementara

Kepala BBWS Citarum Bastari mengatakan, pembangunan tanggul darurat sementara sebagai langkah penanganan secara temporari.

Tayang:
Editor: murtopo
Dokumen Diskominfo Karawang
Banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang pada Sabtu (6/1/2024). 

TRIBUNNEWSDEPOKI.COM, KARAWANG -- Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum bakal  membangun tanggul darurat sementara untuk penanganan banjir di wilayah Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang.

Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang kebanjir pada Sabtu (6/1/2024).

Penyebab banjir salahsatunya ialah tidak adanya tanggul di sepanjang sungai.

Kepala BBWS Citarum Bastari mengatakan, pembangunan tanggul darurat sementara sebagai langkah penanganan secara temporari.

Baca juga: Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Depok Terendam Banjir

"Segera kita langsung kerja bangun tanggul sementara, nunggu surut," kata Bastari di Desa Karangligar, pada Minggu (7/1/2024).

Pembuatan tanggul darurat itu bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Karawang, Pemerintah Desa Karangligar, dan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Karawang. Tujuannya agar jika debit air Sungai Cibeet dan Cidawolong tinggi air tak langsung masuk permukiman warga.

Bastari mengaku telah melakukan monitoring banjir Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang pada Sabtu (6/1/2024).

Baca juga: Jakarta Banjir Usai Dilanda Hujan Deras Dua Hari, 10 RT Terdampak

Hasil monitoring, kata Bastari, penyebab banjir di Desa Karangligar berasal dari meluapnya pertemuan Sungai Cibeet dan Citarum. Kemudian juga terjadi pada saluran Cidawolong yang mengalami backwater.

"Masuk ke daerah yang rendah yakni Karangligar," kata Bastari.

Untuk memastikan itu, kata Bastari, pihaknya BBWS Citarum akan melihat drone untuk menemukan titik luapan yang masuk ke daerah Karangligar.

Baca juga: Sejumlah Mobil di Basement Apartemen Serpong Garden Cisauk Terendam Banjir

Adapun untuk penanganan jangka panjang, kata Bastari, perlu kajian yang lebih matang dan perlu keterlibatan pemerintah pusat.

"Perlu desain. Ini saya kira gak mudah. Perlu kajian. Mungkin nanti dengan bupati, dengan kementerian," katanya.

Diketahui, berdasarkan data satgas BPBD Karawang, hingga Sabtu (6/1/2024) sore, banjir masih terjadi di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang, Jawa Barat. Sekitar 586 rumah warga di dua dusun masih terendam banjir. Ketinggian air bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga 1,7 meter. (MAZ)

Sumber: Tribun bekasi
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved