Kamis, 23 April 2026

Nur Azizah Tamhid Dorong Warga Depok Bisa Baca Al Quran, Begini Katanya

Nur Azizah menyoroti besarnya tantangan yang dihadapi orang tua dalam mendidik anak di zaman ini

|
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Vini Rizki Amelia
TribunnewsDepok.com/Hironimus Rama
Anggota DPR Komisi VIII Fraksi PKS Nur Azizah Tamhid (depan tengah) menghadiri kegiatan Ngopi (Ngobrol Pendidikan Islam) di Hotel Santika, Depok, pada Minggu (3/9/2023). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Anggota DPR Komisi VIII Fraksi PKS Nur Azizah menghadiri kegiatan Ngopi (Ngobrol Pendidikan Islam) di Hotel Santika, Depok, pada Minggu (3/9/2023).

Kegiatan yang digelar Kementerian Agama Kota Depok ini dihadiri lebih dari 50 peserta yang bergiat dalam pendidikan Islam.

"Dalam Ngopi kali ini, ada banyak pertanyaan, masukan dan rekomendasi dari peserta untuk memajukan pendidikan Islam di Kota Depok," kata Nur Azizah kepada TribunnewsDepok.com, Senin (4/9/2023).

Diantaranya keluhan dari beberapa guru sekolah Islam mengenai banyaknya anak-anak tamatan SD yang belum bisa baca Al Quran.

Baca juga: Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono Ajak Warga Depok Gunakan Air dari PT Tirta Asasta

"Data dari Kemenag Depok juga memperlihatkan cukup banyak anak-anak SD yang masuk SMP tetapi belum bisa baca Al Quran," ujar Nur Azizah.

Warga lantas meminta agar dibuatkan perda wajib bisa baca Al Quran bagi anak-anak yang mau masuk SMP.

"Saya pikir perda ini perlu diperjuangan sebagai basis nilai-nilai agama bagi anak-anak agar tidak terjeremus ke hal-hal negatif," ungkap Nur Azizah.

Baca juga: Gempa Bumi Terjadi di Kabupaten Bandung, Getaran Terasa di Pengalengan, Ciwidey, Hingga Cikalong

Meskipun Nur Azizah tetap menekankan pentingnya peran orang tua dalam memberikan pendidikan agama berkualitas bagi anak.

"Saya pikir peran orang tua memang sangat besar dalam menanamkan nilai-nilai agama kepada anaknya. Keluarga merupakan tempat pendidikan, pelatihan keterampilan, pembentukan watak dan moral bagi anak-anak," tandas Nur Azizah.

Politisi PKS ini menjelaskan, kemajuan dalam pendidikan Islam tidak terlepas dari peran tiga pilar yaitu orang tua, pemerintah (Kemenag) dan masyarakat.

Baca juga: PDAM Tirta Asasta Baru Jangkau 20 Persen Warga Depok, Targetkan 8.000 Pelanggan Tahun Ini

"Suksesnya pendidikan anak tidak bisa terlepas dari peran tiga komponen ini. Namun peran orang tua sangat besar dari ketiga komponen ini," papar Nur Azizah.

Nur Azizah menyoroti besarnya tantangan yang dihadapi orang tua dalam mendidik anak di zaman ini.

Apalagi dengan maraknya berbagai macam penyimpangan sosial seperti tawuran, narkoba hingga LGBT (Lesbian, Gay, Bisexsual dan Trasgender).

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved